Rabu, 21 November 2012

Ekonomi Sulsel Terus Bertumbuh


Rabu, 21 November 2012 
Gubernur Dialog dengan Pimpinan Bank 

MAKASSAR,  -- Suksesi pemilihan Gubernur Sulsel dinilai masih berjalan damai. Tren pertumbuhan ekonomi pun relatif stabil.

Kalangan perbankan sendiri mengharapkan situasi ini terus dipertahankan. Harapan itu disampaikan para bankir saat berdialog dengan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Selasa, 20 November, di Baruga Sangiaseri, Rumah Jabatan Gubernur.

Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Wilayah I Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua), Mahmud dan sejumlah pimpinan perbankan seperti BNI, BRI, Bank Mandiri, Bank Bukopin, Bank Panin, Bank Muamalat, Bank BII, dan lainnya.

Syahrul di depan pimpinan perbankan mengatakan, lembaga ekonomi harus memainkan perannya dengan baik. Dia mencontohkan, bank di Amerika Serikat sangat menopang pemerintahan. Bahkan, konsepsi pemerintah terkait langsung dengan konsepsi perbankan.

"Lima tahun terakhir, pemerintah provinsi selalu berkoordinasi dengan Bank Indonesia. Koordinasi itu penting agar jelas arah tujuan. Ada hal penting perlu dijaga di Sulsel yakni, suasana aman. Ini harus dijaga. Saya berharap, politik tidak mengobrak abrik apa yang ada saat ini," katanya.

Regional Manager Indonesia Timur Bank Panin, Andi "Onny" Tenri Gappa, yang memberi tanggapan, mengungkapkan, lima tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Sulsel selalu di atas rata-rata nasional.

Onny mengatakan, tren ekonomi tersebut, membuat pihak perbankan harus melakukan hal yang lebih banyak, khususnya dalam hal peningkatan kesejatan rakyat. Misalnya, pembiayaan dalam pertanian, peternakan, termasuk di sektor perdagangan dan usaha kecil.

"Tentu saja, membutuhkan sinergi dengan pemerintah dan pengusaha untuk menggerakkan konsep ini sehingga berujung pada pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan," ujarnya.
  
Naik 8,40 Persen

Kantor Bank Indonesia (BI) wilayah I Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua), Mahmud menambahkan, pertumbuhan ekonomi Sulsel triwulan III 2012 mencapai 8,40 persen. Angka tersebut meningkat dari triwulan II yang hanya 8,01 persen.

"Angka ini relatif sama di triwulan III tahun 2011 lalu. Trennya memang, Sulsel selalu meningkat," bebernya.

Pertumbuhan ekonomi Sulsel banyak dipengaruhi oleh sektor keuangan yang ikut tumbuh 20,4 persen, sektor komunikasi 14 persen, dan konstruksi 12 persen. Hanya, terjadi kontraksi di sektor pertambangan sebesar 1,7 persen. "Penyumbang terbesar adalah sektor perdagangan, disusul pertanian, dan perbankan," urainya.

Pertanian dengan adanya panen raya, juga membuat perekonomian Sulsel terus tumbuh. Begitupun dengan real estate yang juga tumbuh cukup tinggi. Sedangkan, pertumbuhan ekonomi dari sisi permintaan berasal dari investasi yang menyumbang 10,75 persen.

Berdasarkan data yang ada, jumlah investasi asing mencapai USD430 juta. "Pertumbuhan ekonomi akan lebih baik didominasi investasi," kata Mahmud.

Sedangkan, untuk inflasi hingga Oktober 2012 mencapai 4,86 persen jika dihitung rata-rata per bulan. Untuk inflasi tahunan, Sulsel masih cukup rendah yakni 3,93 persen. "Perkembangan perbankan juga cukup menggembirakan," ungkapnya.

Hingga 2012 ini, jelasnya, tidak kurang dari 41 bank umum beroperasi di Sulsel. Sampai September 2012, aset bank umum tumbuh 23 persen atau berjumlah Rp77,74 triliun. Begitupun dengan perbankan syariah, trennya masih di atas bank konvensional.

"Yang harus menjadi perhatian banyak pihak, kredit untuk pertanian masih kecil, berkisar 2 persen. Inilah yang kita terus dorong sama-sama," tuturnya. (aci/upi)


Sumber: http://www.fajar.co.id/read-20121121001543-ekonomi-sulsel-terus-bertumbuh
Read More >>

Bankir Puji Pertumbuhan Ekonomi


Ditulis Oleh Akbar on  
Sektor Keuangan Tumbuh 20,4%
MAKASSAR,–Pertumbuhan ekonomi Sulsel menunjukkan trend peningkatan signifikan. Dalam lima tahun terakhir, angkanya selalu melampaui pertumbuhan ekonomi nasional. Hal tersebut terungkap dalam pertemuan antara Gubernur Sulsel H Syahrul Yasin Limpo, dengan para bankir Sulsel, di Baruga Sangiaseri Makassar, Selasa (20/11). “Lima tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi selalu di atas rata-rata nasional. Hal ini tidak pernah terjadi pada periode-periode sebelumnya,” kata Direktur Bank Panin Makassar, Ony Gappa.
Ony mengatakan, tren ekonomi tersebut, membuat pihak perbankan harus melakukan hal yang lebih banyak, khususnya dalam hal peningkatan kesejatan rakyat. Misalnya, pembiayaan dalam pertanian, peternakan, termasuk di sektor perdagangan dan usaha kecil. “Tentu saja, membutuhkan sinergi dengan pemerintah dan pengusaha untuk menggerakkan konsep ini sehingga berujung pada pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan,” ujarnya.
Ony juga mengkritisi jika ada pihak-pihak yang mengatakan bahwa kondisi tersebut hanyalah klaim dari Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo untuk kepentingan politik. Pasalnya, pertumbuhan ekonomi tersebut adalah fakta dari sebuah analisa perbankan yang mendalam. “Ini bukan klaim Pak Gubernur, tapi fakta dari sebuah analisa,” tegasnya. Hal tersebut dibenarkan Pimpinan Bank Indonesia Wilayah I, Sulawesi Maluku dan Papua, Mahmud. Dia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi di Sulsel pada triwulan III 2012 mencapai 8,40 persen.
Angka tersebut meningkat dari triwulan II yang hanya 8,01 persen. “Angka ini relatif sama di triwulan III tahun 2011 lalu. Trend-nya memang, Sulsel selalu meningkat,” bebernya. Pertumbuhan ekonomi Sulsel banyak dipengaruhi sektor keuangan yang ikut tumbuh 20,4%, sektor komunikasi 14%, dan konstruksi 12 persen. Hanya, terjadi kontraksi di sektor pertambangan sebesar 1,7%. “Penyumbang terbesar adalah sektor perdagangan, disusul pertanian, dan perbankan,” urainya.
Pertanian dengan adanya panen raya, juga membuat perekonomian Sulsel terus tumbuh. Begitupun dengan real estate yang juga tumbuh cukup tinggi. Sedangkan, pertumbuhan ekonomi dari sisi permintaan berasal dari investasi yang menyumbang 10,75%. Berdasarkan data yang ada, jumlah investasi asing mencapai 430 juta dollar US. “Pertumbuhan ekonomi akan lebih baik didominasi investasi,” kata Mahmud. Sedang, untuk inflasi hingga Oktober 2012 mencapai 4,86 persen jika dihitung rata-rata per bulan.
Untuk inflasi tahunan, Sulsel masih cukup rendah yakni 3,93%. “Perkembangan perbankan juga cukup menggembirakan,” ungkapnya. Hingga tahun 2012 ini, jelasnya, tidak kurang dari 41 bank umum beroperasi di Sulsel. Sampai September 2012, aset bank umum tumbuh 23% atau berjumlah Rp77,74 triliun. Begitupun dengan perbankan syariah, trennya masih di atas bank konvensional. “Yang harus menjadi perhatian banyak pihak, kredit untuk pertanian masih kecil, berkisar 2 persen. Inilah yang kita terus dorong sama-sama,” tuturnya.
Sementara Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, lembaga ekonomi harus memainkan perannya dengan baik. Syahrul mencontohkan, bank di Amerika sangat menopang pemerintahan. Bahkan, konsepsi pemerintah terkait langsung dengan konsepsi perbankan. “Di Amerika cukup ekstrem, tapi varian-varian ini diterapkan di beberapa negara. Bank tidak bisa jalan sendiri tanpa mengikuti konsepsi pemerintah,” jelasnya.
Lima tahun terakhir, pemerintah provinsi selalu berkoordinasi dengan Bank Indonesia. Hal itulah yang membuat perekonomian di Sulsel terus meningkat. “Ada hal yang signifikan di Sulsel dan semua orang memintanya untuk menjaga hal ini. Suasana aman ini harus dijaga. Saya berharap, politik tidak mengobrak abrik apa yang ada saat ini,” pungkasnya. (mg10/ade)
Sumber: http://www.ujungpandangekspres.co/makassar-hari-ini/bankir-puji-pertumbuhan-ekonomi
Read More >>

Anggaran Infrastruktur Sulsel Rp500 M


Ditulis Oleh Akbar on  

Masuk Dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN)
MAKASSAR, –Anggaran infrastruktur yang dikucurkan untuk Sulawesi Selatan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013, mencapai Rp500 miliar. Demikian diungkapkan Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI, Tamsil Linrung, dalam seminar nasional bertema “APBN 2013: Peningkatan Kualitas Belanja Negara” yang digelar di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta, Selasa 20 November.
Menurut Tamsil, anggaran infrastruktur, dikucurkan untuk memperbaiki infrastruktur di berbagai daerah, termasuk Sulsel, agar roda perekonomian bisa berjalan bagus. Khusus untuk Sulsel, anggaran infrastruktur tersebut, untuk membiayai jalan sebagai sarana utama untuk distribusi hasil pertanian masyarakat. Salah satu yang menjadi titik fokus sebut Tamsil, adalah jalan poros Makassar-Parepare, yang saat ini masih terkatung-katung.
“Tapi anggaran kita hanya khusus untuk jalan, mengenai pembebasan tanahnya, itu urusan pemerintah daerah,” tegas Tamsil. Selain Tamsil, Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin, juga menjadi salah seorang pembicara dalam seminar nasional tersebut. Sekjen Kementerian Keuangan, Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan, mereka mengundang Wali Kota Makassar, karena kekaguman pusat melihat kemajuan infrastruktur di Kota Makassar.
Di kawasan Timur Indonesia lanjut Kiagus, Kota Makassar lah yang paling maju infrastrukturnya. Hal itu kata Kiagus, bisa dilihat dari bandara, pelabuhan, jalanan, juga onfrastruktur lainnya. “Makassar cukup baik dan ke depan Makassar bisa lebih berkembang di Indonesia bagian timur,” ujarnya. Atas dasar itu, Kementerian Keuangan sebut Kiagus, memiliki optimisme yang tinggi bahwa anggaran infrastruktur yang dikucurkan di Makassar sudah sangat berkualitas.
Sehingga ke depan sebut dia, Kementerian Keuangan memiliki indikator dan alasan kuat untuk mengucurkan anggaran. “Infrastruktur harus selalu dikucurkan, termasuk anggaran-anggaran yang sehat,” jelasnya. Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin pada kesempatan tersebut mengungkapkan, selama ini masih ada kendala pembangunan innfrastruktur Kota Makassar sebagai living room KTI antara lain, terbatasnya dukungan dana dari pemerintah pusat, sehingga diperlukan perbaikan variabel dana transfer, dengan mempertimbangkan Kota Makassar sebagai ibu kota provinsi.
Kendala lainnya sebut Ilham, rendahnya partisipasi pemerintah provinsi untuk membiayai kebutuhan infrastruktur, khususnya untuk membiayai rehabilitasi jalan-jalan protokol, penyediaan angkutan massal, serta penyediaan peralatan medis rumah sakit. “Selain itu, proses perizinan investasi masih harus lewat pusat, demikian pula ekspor barang masih harus melalui Surabaya dan Jakarta, sehingga nilai barang tidak kompetitif,” tegasnya. Dalam seminar ini, Ilham diminta memberikan masukan kepada sejumlah pemangku kepentingan di bidang keuangan terkait peningkatan belanja negara menuju APBN yang berkesinambungan dan menyejahterakan rakyat.
Hasil seminar ini menjadi pertimbangan dalam menyusun formulasi kebijakan fiskal, khsusnya belanja negara yang berkualitas. Selain Ilham, juga hadir sejumlah pembicara lainnya, seperti, Menteri Keuangan Agus Martowardojo, Wakil Meteri Keuangan, Anny Ratnawati, Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI, Djoko Udjianto, Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Suahasul Nazara, Kepala Badan Kebijakan Fiskal, Bambang P.S. Brodjonegoro, Wakil Menteri Keuangan, Mahendra Siregar, serta Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Fransisca Nelwan Mok. (ris-fmc)
Sumber: http://www.ujungpandangekspres.co/makassar-hari-ini/anggaran-infrastruktur-sulsel-rp500-m
Read More >>

Adil Patu: Kita Bangga Keberhasilan Syahrul


Ditulis Oleh Akbar on  

MAKASSAR,–Masyarakat Sulawesi Selatan (Sulsel) harus bangga memiliki pemimpin seperti Syahrul Yasin Limpo dan Agus Arifin Nu’mang (Sayang). Pasangan ini telah mengantarkan Sulsel sebagai provinsi dengan peningkatan perekonomian di atas rata-rata nasional. Sulsel masuk dalam sistem pemerintahan terbaik di Indonesia. Hal itu terbukti keberhasilannya mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dua kali berturut-turut.
Hal ini disampaikan Ketua Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Sulsel, Adil Patu, kepada Upeks di Kantor DPRD Sulsel, Selasa (20/11). Kata dia, jika ada masyarakat yang tidak bangga dengan keberhasilan pemerintah membangun Sulsel, mereka termasuk masyarakat yang tak tahu berterima kasih. “Dilarangkah orang bangga atas prestasi yang dicapai, seperti apa disampaikan pak Syahrul. Jika rakyat bangga atas prestasi pemerintahan saat ini, itu sah-sah saja.
Yang penting kita tidak melecehkan Sulsel di mata nasional,”paparnya. Menurutnya, pihaknya melakukan berbagai gerakan massif dan terorganisir memenangkan Sayang dipemilihan calon gubernur Sulsel 2013 mendatang. “Gerakan kami menyentuh semua komunitas yang ada di pelosok daerah di Sulsel. PDK selalu mencoba meyakinkan publik bahwa Sayang adalah pasangan yang paling ideal. Mereka berhasil memenuhi tuntutan masyarakat,”paparnya.
Popularitas dan elektibilitas serta kesukaan masyarakat kepada Sayang cukup tinggi dibandikan calon lainnya. “Jika polingnya sudah tinggi, bukan berarti kita tidak berusaha lagi. Itu namanya congkak, sombong, makanya kita tetap jalan menginformasikan pada rakyat tentang keberhasilan pasangan ini,”jelasnya. Dia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan saksi hingga tingkat TPS. Saksi ini akan berlapis.
Hal itu dilakukan untuk mengawal suara kemenangan Syahrul dan mengontrol setiap gerakan dari calon lain. Menurutnya, PDK dipercayakan atau tidak, pihaknya tetap akan menyiapkan saksi. Simpul-simpul PDK telah tersusun baik hingga akar rumput. “Walaupun saksi sudah disiapkan Kapal Induk, kami akan melibatkan diri bersama Parpol pengusung lainnya dalam mengawal kemenangan Syahrul,”terangnya. (mg03/rus)
Sumber: http://www.ujungpandangekspres.co/politik/adil-patu-kita-bangga-keberhasilan-syahrul
Read More >>

SYL Bantu Ilham Bersihkan Makassar


Ditulis Oleh Akbar on  
MAKASSAR,—-Pengembangan kota Makassar saat ini, khususnya masalah kebersihan tak lepas dari kerjasama semua pihak.
Termasuk keterlibatan Gubernur Sulsel, yakni Syahrul Yasin Limpo yang memberikan bantuan kepada Wali kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin.
Demikian Kepala Bappeda Pemkot Makassar, Ibrahim Saleh dalam rapat anggaran antara pemerintah kota melalui Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)-nya dengan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Selas (20/11).
“Syahrul Yasin Limpo telah membantu Pemkot, melalui walikota Makassar untuk membersihkan kota dengan menyumbangkan tujuh unit mobil kontainer untuk mengangkut sampah,” jelasnya.
Sebelumnya, penyerahan itu mendapat tanggapan dari pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, Firdaus Muhammad.
Menurutnya, pemberian mobil sampah tersebut, sifatnya multi tafsir.
Jika SYL diposisikan sebagai gubernur dan IAS sebagai Wali Kota, tentunya dapat dibaca perintah gubernur ke Wali Kota untuk membersihkan Makassar.”Hal ini juga bermakna politis dengan melihat kondisi saat ini, khususnya menjelang Pilgub, bahwa ini sebuah  sentilan politik.
Maknanya, untuk mengurus kota saja, Ilham tidak bisa apalagi provinsi. Tetapi itu wilayah tafsiran saja.
Tetapi seharusnya SYL cukup menyerukan atau mengingatkan saja tanpa pakai tong sampah karena sarat muatan semiotik yang bisa artikan keliru terutama karena faktor rivalitas Pilgub,” paparnya. (Mg03/arf).
Sumber: http://www.ujungpandangekspres.co/metro/syl-bantu-ilham-bersihkan-makassar
Read More >>

SYL Luncurkan Majalah Pariwisata Home Celebes


Rabu, 21 November 2012


CELEBESONLINE (Selayar): Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, meluncurkan majalah pariwisata pada ajang Takabonerate Islands Expedition IV di Kota Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Rabu (21/112012). Majalah bernama Home Celebes itu akan menjadi resmi promosi pariwisata.

“Dengan Home Celebes kita semua berharap promosi pariwisata Sulawesi Selatan akan lebih luas dan mencapai sasaran. Peningkatan kunjungan wisatawan ke Sulsel tentu akan berdampak pada peningkatan income masyarakat,” katanya saat melakukan peluncuran majalah itu.

Home Celebes diterbitkan CV Mutiara Mandiri, mitra Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal promosi pariwisata. Majalah ini secara resmi mulai beredar, Selasa (20/11/12), di sejumlah pesawat udara dari dan ke Makassar, hotel-hotel di Makassar, serta restoran.

Pemimpin Umum Home Celebes, Ahmad Tufail, dalam sambutan pada peluncuran di Selayar mengatakan, Home Celebes akan mempromosikan berbagai obyek wisata, kebudayaan, kuliner, dan berbagai aspek yang terkait dengan pariwisata Sulawesi Selatan, ke seluruh Indonesia bahkan mancanegara.

“Pada edisi perdana ini, kami memfokuskan distribusi di pesawat-pesawat, hotel dan restoran. Tapi ke depan, kami akan mendistribusikan majalah ini sampai Bali dan Singapura sebagai transito utama pariwisata Asia Tenggara,” katanya.

Dalam waktu dekat pula, Home Celebes akan menerbitkan majalah online (e-magazine) atau versi website. Dengan versi online ini, promosi pariwisata Sulawesi Selatan akan lebih luas menjangkau hingga pasar utama pariwisata di Eropa dan Cina.(*)

Citizer: Furqon Majid, Penggiat Penulis Pariwisata Sulsel dari Selayar

Sumber: http://www.celebesonline.com/2012/11/21/syl-luncurkan-majalah-pariwisata-home-celebes/
Read More >>

Ekonomi Diprediksi Tumbuh 8,9%


Rabu, 21 November 2012

MAKASSAR– Pertumbuhan ekonomi Sulsel pada triwulan IV/2012 diyakini bisa mencapai 8,9% atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan triwulan III/2012 yang mencapai 8,40%.

“Setelah melihat ritme pertumbuhan lima tahun terakhir, prediksi itu bisa saja terjadi,” kata Pemimpin Bank Indonesia (BI) Wilayah I Sulawesi,Maluku dan Papua (Sulampua) Mahmud Arsin saat memaparkan pertumbuhan ekonomi terkini Sulsel di Baruga Sangiaseri Rumah Jabatan Gubernur dalam acara coffee morning perkembangan terkini perekonomian Sulsel,kemarin.

Dia mengatakan,target pertumbuhan ekonomi 8,9% tersebut bisa diraih Sulsel jika seluruh sektor usaha berjalan dengan baik. Pada triwulan III/2012 lalu, sektor keuangan yang memberi andil terbesar mencapai 20,44%. “Pada dasarnya,semua mengalami pertumbuhan, kecuali sektor pertambangan yang mengalami kontraksi -1,70% dari pertumbuhan 1,91% di triwulan sebelumnya,” ujar Mahmud.

Mahmud juga menilai dari sisi permintaan pertumbuhan ekonomi di triwulan IV/2012 akan didukung oleh pertumbuhan konsumsi rumah tangga, swasta dan pemerintah,serta investasi. Hal ini sejalan dengan proyeksi masih tingginya aktivitas perekonomian Sulsel tahun ini.

“Dari sisi penawaran, dorongan pertumbuhan yang cukup besar diperkirakan berasal dari kinerja sektor perdagangan, hotel, restauran, sektor angkutan dan komunikasi serta sektor pertambangan. Khusus 2013, pertumbuhan ekonomi Sulsel akan lebih menggeliat dengan akan selesainya sejumlah infrastruktur di Sulsel,”kata dia.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo meminta perbankan di Sulsel untuk mendukung pembiayaan sektor pertambangan. Menurut Syahrul, masih banyak pertambangan di Sulsel yang belum dimaksimalkan karena banyak pengusaha tidak didukung dana yang memadai.“Di Bone, Sinjai, Bulukumba dan Selayar masih banyak daerah tambang,” kata dia.

Dengan peran serta pertambangan, menurut dia, pertumbuhan ekonomi Sulsel akan jauh lebih besar lagi. Selain meminta bank mendukung sektor pertambangan, sektor industri juga menjadi perhatian Syahrul. Rencananya, tahun depan pemerintah provinsi dan pelaku usaha akan mendorong terealisasinya pembangunan industri traktor atau kendaraan roda tiga yang bisa digunakan di sektor pertanian.

Menurutnya, selama ini Sulselhanya mendatangkantraktor dari China dan negara-negara lain.Dia berharap,ke depannya Sulsel memproduksi sendiri traktor tersebut seperti saat memproduksi mobil Moko. Coffee morning yang membicarakan perkembangan terkini perekonomian Sulsel itu juga banyak membahas sektorsektor pendukung dan potensial yang kurang digarap di daerah ini.

Branch Manager Panin Bank Andi Onny Gappa berjanji akan mengawal pertumbuhan ekonomi di Sulsel. “Asosiasi-asosiasi usaha akan dibentuk untuk peduli pada sektor-sektor yang kurang tersentuh,pihak perbankan juga akan jeli melihat peluang,” ujar Onny. rahmat hardiansya
Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/news/ekonomi-diprediksi-tumbuh-89
Read More >>

SYL Letakkan 2 Batu di Pabrik Semen Bosowa Line 2


Rabu, 21 November 2012


Syahrul Yasin Limpo
(repro celebes tv)

CELEBESONLINE (Maros): Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo meletakkan dua batu pada ground breaking Pabrik Semen Bosowa Line II di Desa Baruga, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Senin (19/11/2012).

Bagi calon gubernur incumbent, angka dua merupakan angka baik dan merupakan keberhasilan. Syahrul yang kembali maju di Pilkada Sulsel 2013 mendatang memperoleh nomor urut dua dalam pengundian nomor urut oleh KPU Sulsel, bebeapa waktu lalu.

“Dua itu baik, Pak Erwin (Erwi Aksa). Dua itu memang keberhasilan,” jelas Syahrul menanggapi sambutan Presiden Direktur PT Semen Bosowa Erwin Aksa yang memberikan sambutan sebelumnya.

Erwin dalam sambutannya menyebut bahwa yang kedua itu selalu lebih besar. Sama halnya dengan Pabrik Semen Bosowa Line II tersebut akan menjadi pabrik dengan kapasitas terbesar di Indonesia. Pabrik ini diharapkan rampung dalam 20 bulan atau 2014 mendatang sudah bisa beroperasi.

Investasi pabrik semen kedua Bosowa ini bernilai sekitar Rp 4 triliun. Pabrik line 1 telah beroperasi lebih dari satu dekade. Agenda besar selanjutnya adalah pembangunan pabrik Semen Bosowa Barru, Semen Bosowa Banyuwangi, dan beberapa wilayah di Indonesia.(*)

Laporan: Muhtar Muis (celebesonline.com)
Sumber: http://www.celebesonline.com/2012/11/19/syl-letakkan-2-batu-di-pabrik-semen-bosowa-line-2/
Read More >>

Lima Daerah Terapkan e-Audit


Rabu, 21 November 2012

MAKASSAR – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulsel menyepakati penerapan elektronik audit (eaudit) dengan lima pemerintah daerah di Sulsel. Lima daerah tersebut yakni Pemprov Sulsel, Pemkab Luwu Timur, Gowa, Maros, dan Kota Makassar.

Kepala BPK Perwakilan Sulsel Raden Cornell Syarif Prawiradiningrat menegaskan, pemeriksaan keuangan dengan menggunakan e-audit, cenderung lebih efisien dan praktis.Auditor BPK lebih mudah dalam mengumpulkan data dan tidak perlu berulang kali turun ke lapangan melakukan pemeriksaan.

Menurutnya, penerapan eaudit merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan pengelolaan keuangan Negara secara transparan, terbuka, dan jujur. E-audit, sambungnya, memungkinkan pelaporan transaksi keuangan dilakukan secara onlinedan real time. “Jika sudah terkoneksi dengan sistem e-audit, BPK tinggal melakukan monitoring melalui pemusatan informasi sehingga instansi yang bersangkutan tinggal meng-input data. Auditor baru ke lapangan jika ada hal-hal yang harus dipertanyakan,” katanya,kemarin.

Penandatanganan nota kesepahaman Sistem Informasi Akses Data dan Keputusan Bersama tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan E-Audit dilaksanakan di Kantor Gubernur Sulsel, kemarin. Penandatanaganan dilakukan oleh Gubernur Syahrul Yasin Limpo,Bupati Luwu Timur Hatta Marakarma, Sekda Gowa Muh Yusuf Sommeng, Sekkot Makassar Agar Jaya, dan Sekda Maros Burhanuddin.

Cornell mengaku,jika bersinergi, maka efisiensi dan ketepatan penggunaan anggaran akan dapat diwujudkan.Selain itu,temuan akan dapat diminimalkan karena BPK dapat mengoreksi jika terjadi kesalahan dalam transaksi keuangan untuk dilakukan perbaikan.“Untuk Pemprov misalnya, kita hanya punya enam sampai tujuh auditor dengan dana yang diaudit mencapai triliunan rupiah. Dari segi waktu juga sangat lama. Karena itu, e-audit ini akan sangat membantu,”katanya.

Untuk menerapkan e-audit di daerah, Cornell mengaku akan menunjuk auditor khusus untuk bertanggung jawab dengan alasan kerahasiaan.Menurutnya, jika menunjuk orang yang salah dan system di salahgunakan, dampaknya akan sangat besar bagi keuangan negara. Untuk 2013, BPK akan menerapkan sistim pemeriksaan di lima pemerintah daerah.Pasalnya, baru lima entitas ini yang siap untuk menerapkan eaudit.“ Jadi dari 25 entitas,kita baru terapkan di 5 entitas,artinya baru 20%,secara bertahap kita akan terapkan pada semua entitas,”janjinya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menyambut baik panandatanganan nota kesepahaman antara BPK dengan Pemda.Penandatanganan ini sebagai tindak lanjut dari kesepakatan antara BPK RI dengan seluruh Pemda di Sulsel, 2011 lalu.“Dengan eaudit, saya kira penggunaan anggaran akan lebih efektif, akurat,dan tentunya tidak bisa direkayasa,”kata Syahrul.

Ia pun mengaku,BPK melakukan pemeriksaan bukan untuk mencari-cari kesalahan.Namun, substansi pemeriksaan BPK adalah untuk melakukan perbaikan. Dengan penggunaan teknologi modern seperti ini maka akan terjadi transparansi keuangan sehingga korupsi akan bisa diminimalkan. “Kecuali memang kita tidak mau berubah, maka pasti akan menjadi temuan BPK. Berhentilah melakukan traksaksi di bawah meja,” pinta mantan Bupati Gowa itu.

Syahrul pun optimistis lima daerah yang menerapkan e-audit akan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK 2013 mendatang. Ia pun membantah jika WTP yang diraih Sulsel selama dua tahun berturut-turut adalah hadiah. “Ini bukan hadiah, tapi prestasi,” pungkasnya. ● abd salam malik
Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/news/lima-daerah-terapkan-e-audit
Read More >>

Pemprov Usul APBD 2013 Rp4,8 Triliun


Rabu, 21 November 2012
MAKASSAR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel mengusulkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) pokok 2013 sebesar Rp4,8 triliun. Usulan anggaran tersebut hanya mengalami kenaikan Rp100 miliar dibanding APBD 2012 senilai Rp4,7 triliun.

Untuk 2013, pembelanjaan APBD akan difokuskan pada penyelesaian sejumlah kebijakan umum terkait penuntasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), serta rencana kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Selain itu, anggaran triliunan tersebut juga akan digunakan untuk menyikronkan 12 proyek yang merupakan instruksi pemerintah pusat di daerah seperti program pengentasan kemiskinan, pendidikan, serta kesehatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulsel Yaksan Hamzah menyebutkan, pengusulan ran-cangan APBD tersebut telah dimasukkan ke DPRD Sulsel sejak pekan lalu.Yaksan mengakui, pengusulan R-APBD tersebut agak terlambat dari tahun sebelumnya.

Kendati demikian, dia tetap optimis,APBD 2013 bisa disahkan sebelum akhir tahun 2013. “Ini memang sudah agak terlambat. Kita harapkan DPRD bisa mengefektifkannya, sehingga pertengahan Desember nanti sudah bisa rampung,” ujarnya kepada SINDO kemarin.

Sementara itu,Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel Hoist Bachtiar yang dikonfirmasi mengaku, Banggar telah menerima usulan RAPBD 2013 dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Menurut dia, pihaknya pun telah melakukan rapat internal di Banggar mengenai usulan tersebut, dan pada hari ini akan dilanjutkan dengan pembahasan dengan TPAPD Sulsel.

“Dari hasil rapat internal di Banggar, kita yakin pengesahan tahun ini tidak akan terlambat. Kita ancang-ancang, pada 11 atau 12 Desember nanti itu sudah selesai rapat gabungan komisi, selanjutnya diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk dievaluasi,” ungkap legislator Fraksi Partai Golkar ini.

Hal senada disampaikan ang-gota Banggar lainnya,Ariady Arsal. Legislator dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini memperkirakan, ketuk palu APBD 2013 nantinya bisa dilaksanakan sebelum 25 Desember 2012. ● wahyudi 
Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/news/pemprov-usul-apbd-2013-rp48-triliun
Read More >>

Selasa, 20 November 2012

MoU Tentang Pengembangan Dan Pengelolaan Sistem Informasi Untuk Akses Data


Pelaksanaan e-Audit ini merupakan peluang dan tantangan bagi pemerintah daerah dalam mendorong percepatan  peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan daerah, terutama terkait penerapan Sistem Akuntansi, Pelaporan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah sesuai Standar Akuntansi Pemerintah (SAP). Hal ini dikatakan Gubernur Sulawesi Selatan, H. Syahrul Yasin Limpo, dalam acara  Penandatangan Keputusan Bersama Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Sulawesi Selatan dengan Pemprov Sulsel, 5 kab/ko tentang Juknis Pengelolaan Sistem Informasi Untuk Akses Data, Selasa, 20 Nopember 2012 di Ruang Data Kantor Gubernur. Adapun kelima kabupaten tersebut adalah Luwu Utara, Luwu Timur, Makassar, Gowa dan Takalar. Turut hadir para bupati/walikota, sekda se Sulsel ,Kepala BPK RI perwakilan Sulsel.
Selanjutnya dikatakan,  kesiapan pemerintah daerah membangun infrastruktur Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah dan peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia menjadi hal yang sangat penting untuk secara konsisten dan berkesinambungan melakukan modernisasi dan meningkatkan mutu penyusunan Laporan Keuangan yang ditandai dengan diperolehnya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Karena sesungguhnya asas akuntabilitas yang dituju dalam pemeriksaan tanggungjawab keuangan negara adalah Opini Wajar Tanpa Pengecualian atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah.
Adapun momentum percepatan peningkatan kualitas pengelolaan keuangan negara dalam rangka memenuhi kewajiban pemerintah untuk menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBN/APBD kepada DPR/DPRD berupa Laporan Keuangan yang telah diperiksa oleh BPK-RI paling lambat 6 (enam) bulan setelah berakhirnya tahun anggaran, merupakan sumber inspirasi pemerintah daerah. Provinsi dan Kabupaten/Kota sebagai implementing berbagai kebijakan baru mengenai keuangan daerah, antara lain pemberlakuan Standar Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual penuh pada Tahun 2015 yang sudah harus dimulai implementasinya pada proses penatausahaan dan akuntasi Tahun Anggaran 2014. Selain itu, juga untuk memenuhi kebutuhan pemerintah dalam mempersiapkan penyusunan Laporan Konsolidasi Fiskal dan Laporan Government Finance Statistik (GFS).
Hr/Tn ( Selasa, 20 Nopember 2012)
Sumber: http://www.sulsel.go.id/content/mou-tentang-pengembangan-dan-pengelolaan-sistem-informasi-untuk-akses-data
Read More >>

Pesta Rakyat Cemme Appassili


Sel, 20/11/2012 
Pesta rakyat Cemme Appasili yang berlangsung di Desa  Ulo, Kecamatan Tellusiattinge, Kabupaten Bone, Senin, 19 Nopember 2012 turut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan, H. Syahrul Yasin Limpo bersama tokoh masyarakat Tellusiattinge, Andi Darwis.
Menurut Andi Darwis, pesta rakyat Cemme Appassili ini setiap tahunnya dilaksanakan sebagai wujud rasa syukur masyarakat atas hasil bumi yang melimpah ruah, khususnya hasil panen. “Panen yang melimpah harus disyukuri.

Sementara Syahrul Yasin Limpo mengajak seluruh elemen masyarakat, agar senantiasa melestarikan nilai-nilai budaya yang relevan di tengah masyarakat, termasuk menjaga sejarah yang telah diukir oleh para pendahulu. Diharapkan kepada masyarakat  agar menjaga kondisi yang saat ini telah cukup baik dan kondusif.
Lanjut dikatakan dalam mengahadapi pemilihan gubernur, Syahrul juga meminta masyarakat untuk memilih sesuai hati nurani pemimpin yang mampu mensejahterakan masyarakat. Khususnya, dalam memacu program pendidikan dan kesehatan untuk rakyat. Jangan lupa lestarikan budaya daerah, karena dengan adat budaya kita bisa besar seperti sekarang ini dan tetap memegang teguh nilai-nilai lempu, getteng dan sipatuo sipatokkong.

Hr/Tn (Selasa 20 November 2012)
Sumber: http://www.sulsel.go.id/content/pesta-rakyat-cemme-appassili
Read More >>

Bosowa Bangun Pabrik Baru


Sel, 20/11/2012 
Kebutuhan semen nasional semakin meningkat seiring dengan geliat pembangunan infrastruktur di tanah air. Konsumsi semen tumbuh 17,7 persen tahun ini, sementara pertumbuhan produksi kurang dari 10 persen. Hal ini dikatakan Direktur Jenderal Basis Industri Manufaktur Kementerian Perindustrian Panggah Susanto, pada acara peletakan batu pertama Klin Plant Line 2 atau pabrik PT Semen Bosowa, Senin, 19 November 2012, di Kabupaten Maros.

Selanjutnya dikatakan, setidaknya dibutuhkan minimal tiga pabrik baru berkapasitas 2,5 juta ton pertahun untuk menutup kebutuhan tersebut, selain PT Semen Tonasa dan  Semen Gresik. Berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), realisasi penjualan semen nasional sepanjang 2011 mencapai 49,2 juta ton atau tumbuh 12,8 persen dibandingkan penjualan 2010. Realisasi penjualan tahun lalu melampaui target 48 juta ton yang sudah direvisi dari awal 2011 sebesar 46 juta ton.

Sedangkan realisasi pertumbuhan penjualan terutama ditopang tumbuhnya penjualan semen untuk pasar domestic sebesar 17,7 persen menjadi 48 juta ton. Untuk pasar ekspor turun 56,6 persen menjadi 1,25 juta ton. Kita memang membutuhkan lebih banyak pabrik semen. Apa yang dilakukan manajemen Bosowa Corporation sangat membantu percepatan infrastruktur terutama karena Bosowa ini bermain di Kawasan Timur Indonesia (KTI) yang membutuhkan distribusi lebih cepat, kata Susanto.

Chief Executive Officer (CEO) PT Semen Bosowa Erwin Aksa mengatakan, pihaknya mengivenstasi senilai USD310 juta (sekira Rp3 Triliun) di Maros, Sulsel. Dana ini, akan digunakan untuk pembangunan Klin Plant Line 2 atau pabrik tahap dua yang memproduksi bahan baku semen yakni klinker sebesar 5,2 juta ton pertahun. “Saat ini total produksi Semen Bosowa sebesar 3,2 juta ton per tahun. Kita perkirakan, bila Klin Plan Line 2 ini tuntas pada 2014, maka produksi semen Bosowa keseluruhan akan mencapai 10 juta ton per tahun pada 2015.
Sementara, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, mengaku bangga dengan hadirnya industri semen tersebut. Karena itu, selaku kepala pemerintahan, dirinya wajib menjaga keberlangsungan industri di Sulsel. Sulsel adalah tempat yang paling aman, untuk mengembangkan industri apa saja. Pembangunan industri tersebut, lanjutnya, menjadi bagian dalam mewujudkan Sulsel sebagai pilar utama pembangunan di Indonesia. Apalagi, Sulsel saat ini, menjadi tempat berkoordinasi provinsi lain yang ada di KTI.

Hr/Tn (Selasa 20 November 2012)

Sumber: http://www.sulsel.go.id/content/bosowa-bangun-pabrik-baru
Read More >>

Pengembalian Dana Bergulir sudah 90 Persen


Selasa, 20 November 2012

Makassar - Pengembalian dana bergulir untuk kegiatan usaha kecil, menengah dan koperasi (UKMK) di Sulawesi Selatan sudah mencapai 90 persen dari jumlah yang disalurkan pada 2011.

“Dana yang disalurkan pada 2011 sebanyak Rp9 miliar, telah dikembalikan sekitar 90 persen,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel H Muh Yamin di Makassar, Selasa (20/11/20120

Menurut dia, dana bergulir yang bertujuan membangkitkan ekonomi kerakyaratan itu telah membuahkan hasil yang cukup memadai.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, penyaluran dana bergulir sebanyak Rp9 miliar itu ditujukan pada UKM yang bergerak di sektor produksi.
Sementara jumlan UKM yang tersebar di 24 kabupaten/kota di Sulsel sekitar 9.000 unit dan dari jumlah tersebut umumnya didominasi industri makanan olahan.

Khusus jumlah koperasi di Sulsel, tercatat sebanyak 1.500 unit, namun yang aktif hanya sekitar 300 unit.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka pihak Dinas Koperasi di masing-masing daerah melakukan verifikasi koperasi yang masih layak beroperasi.

“Koperasi yang dinilai masih layak beroperasi akan diberi bantuan pelatihan atau manajemen, sehingga dapat bangkit kembali,” katanya.

Menurut dia, sejumlah koperasi yang tidak aktif lagi, bukan disebakan permodalan namun karena lemahnya manajemen.
Karena itu, lanjut dia, bantuan yang akan diberikan bukan lagi berupa bantuan dana, melainkan bantuan manajemen. [km2]

Sumber : http://www.kabarmakassar.com/?p=19426
Read More >>

Berwisata ke Selayar?, Ini Dia Jalur Transportasinya


Selasa, 20 November 2012
Makassar, – Saat ini di Selayar sedang menggelar acara wisata besar-besaran, yakni Takabonerate Island Expedition (TIE). Kabupaten yang menjadi andalan Sulawesi-selatan di bidang pariwisata bahari ini, menjadi buah bibir dan salah satu destinasi yang diimpikan oleh hobis wisata bahari.

Beragam lomba digelar sejak Oktober lalu, tak sedikit wisatawan mancanegara dan domestik jadi pesertanya. Sementara puncak acara TIE IV pada 21 hingga 23 November 2012.
Meski Selayar adalah sebuah pulau, namun akses menuju surga bahari ini tidaklah sulit. Untuk mencapaian lokasi, perusahaan penerbangan Expres Air akan membawa anda ke bandara H. Aeropala, Selayar dalam waktu 30 menit. Pesawat yang digunakan adalah jenis Dornier 328 dengan 32 seat.
Sementara untuk jalur darat, anda bisa star dari terminal Mallengkeri Makassar. Bus ini akan mengantar anda menikmati perjalanan sejauh 200 km, dengan waktu tempuh sekitar sembilan jam ke ibukota Selayar yakni Benteng. Ada sembilan armada yang bisa menjadi pilihan, yakni CV Sumber Baru, CV. Sumber Mas Murni, CV Aneka Transport, CV Sama Bahagia, CV Alam Jaya, CV Mahkota, CV Galang Perdana, CV Prima dan CV Bukit Rea-Rea.
Lain lagi kalau anda menggunakan kendaraan darat pribadi, anda bisa menuju pelabuhan untuk menggunakan jasa penyeberangan di Kab. Bulukkumba. Ada dua perusahaan penyeberangan yang akan melayani anda, yakni KMP Bontoharu dengan kapasitas penumpang 300 orang. Jenis kapal Roro (feri) ini melayani dua kali sehari setiap pukul 10.00 Wita dan pukul 15.00 Wita. Star dari pelabuhan Bira menuju Pamatata, dengan waktu tempuh sekitar dua jam. Khusus hari senin dan Sabtu, penyeberangan hanya satu kali yakni pukul 10.00 Wita.
Sementara kapal CV Minanga Gassing Sulawesi, akan star dari pelabuhan Bulukkumba menuju Benteng juga memakan waktu dua jam. Kapal ini berjenis Fiber dengan kapasitas 200 penumpang, dengan jadwal pukul 10.00 dan 15.00 Wita.
Perjalanan memang cukup jauh, namun itu akan terbayarkan karena anda akan melihat Taka Bonerate versi terindah, jika berkunjung di bulan April sampai Juni dan Oktober sampai Desember. Selain itu, wisata pantai dan budaya sudah menanti kedatangan anda. [KM05]
Sumber: http://www.kabarmakassar.com/?p=19384

Read More >>

Senin, 19 November 2012

Ada Acara Fun Trip di Sail Takabonerate


Senin, 19 November 2012

Makassar, – Panitia penyelenggara Selayar Island Ekspedition 2012 bersama Kabupaten Kepulauan Selayar juga menyelenggarakan fun trip untuk para warga Selayar yang selama ini telah merantau, untuk kembali menengok kampung halamannya.

Hal tersebut juga dilaksanakan agar event tahunan tersebut juga melibatkan warga lokal, serta bisa ikut melakukan sosialisasi ke masyarakat luas mengenai
keindahan bawah laut Taman Nasional Takabonerate.

Acara ini diharapkan selain untuk silaturahmi juga para warga selayar perantau ini bisa menjadi orang yang mengajak investor dan wisatawan untuk masuk ke
Selayar. [KM02]

Sumber: http://www.kabarmakassar.com/?p=19233
Read More >>

5.000 Nelayan di Sulsel Dapat Bantuan Alat Tangkap Ikan


Senin, 19 November 2012
MAKASSAR,  - Kadin dan Apindo Sulsel menandatangani nota kesepakatan dengan Bank Muamalat Cabang Makassar di Baruga Sangiaseri, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jl Sungai Tangka, Makassar, Senin (19/11/2012).

Perjanjian segitiga itu akan diwujudkan melalui pemberian bantuan kepada para nelayan.

Sebagai program awal, Kadin, Apindo, dan Bank Muamalat akan memberikan bantuan alat penangkapan ikan kepada nelayan  di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar.

" Pertama, ada satu kelompok yang beranggotakan 20 orang di Takalar yang akan kita bantu. Ada sekitar 5.000 nelayan yang sudah didata, dan itu akan direalisasikan dalam waktu empat tahun," kata Ketua Kadin Sulsel, Zulkarnaen Arief usai mengikuti pelantikan pengurus DPK Apindo se-Sulsel di Baruga Sangiaseri, Jl Sungai Tangka, Makassar, Senin (19/11/2012).(*/tribun-timur.com)

Penulis : Yasdin
Editor : Muh. Irham

Sumber: http://makassar.tribunnews.com/2012/11/19/5.000-nelayan-di-sulsel-dapat-bantuan-alat-tangkap-ikan
Read More >>

Usai dari Maros, Gubernur Lantik Pengurus Apindo


Senin, 19 November 2012


CELEBESONLINE (Makassar): Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo saat ini berada di Kabupaten Maros untuk menghadiri peletakan batu pertama pembangunan pabrik Semen Bosowa Line 2 di Desa Baruga, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Senin (19/11/2012).

Selain Syahrul yang dipastikan kembali maju sebagai calon gubernur incumbent ini, rivalnya Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin juga diagendakan menghadiri acara serupa.

Sebelumnya, Syahrul melakukan briefing dengan pegawai lingkup Pemerintah Kabupaten Maros di Kantor Bupati Maros.

Dari Maros, Syahrul akan melantik pengurus Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sulsel di Rumah Jabatan Gubernur, Jl Jenderal Sudirman, Makassar, sekitar pukul 13.00 Wita.(*)

Laporan: Abbas Sandji (Celebesonline.com)

Sumber: http://www.celebesonline.com/2012/11/19/usai-dari-maros-gubernur-lantik-pengurus-apindo/
Read More >>

Peringatan Hari Ulang Tahun Gowa Yang Bernuansa Budaya


Sen, 19/11/2012 
Berbagai aktraksi budaya dilaksanakan  untuk mewarnai puncak peringatan Hari Ulang tahun (HUT) Kabupaten Gowa ke-692 yang digelar di halaman Museum Balla Lompoa Sungguminasa, Kabupaten Gowa, baru-baru ini. Aktraksi kesenian yang ditampilkan adalah tarian kolosal yaitu tarian yang menyambut tamu penting, aktraksi budaya yang mengisahkan  perjalanan masyarakat Gowa pada masa perang Kerajaan Gowa pada masa lalu. Tarian khas Makassar Appadekko dan pembacaan sejarah terbentuknya Gowa dan beberapa aktraksi kesenian memukau ratusan undangan dan ribuan warga yang menyaksikan puncak peringatan HUT Gowa ini.
Dalam peringatan ini, sejumlah pejabat penting yang hadir dalam HUT Gowa yakni, Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Muh Roem, Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo, Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah dan para Kepala Dinas, Camat dan sejumlah pejabat dan unsur Muspida lainnya. Sementara itu, Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo mengaku  bangga menjadi orang Gowa, selain menjunjung tinggi budaya dan kesenian khas Gowa, juga masih tetap menjaga martabat sebagai orang Gowa. Kami bangga jadi orang Gowa, sebab selain  tetap melestarikan nilai budaya, juga tetap menjadi harkat dan martabat sebagain orang Gowa hingga daerah berjuluk Gowa ini dinobatkan sebagai lokomotif Sulawesi Selatan.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, H. Syahrul yasin Limpo, pada kesempatan itu meminta agar warga Gowa tetap bersatu tidak terpecah belah. Dia mengatakan bahwa jabatan ini bukan segalanya sehingga sesama orang Gowa harus saling menjaga. Rakyat Gowa punya komitmen teguh yang pantang untuk dilanggar, yakni bersatu demi keutuhan dalam kekeluargaan yang tidak pernah terpisahkan. Mantan Sekkab dan Bupati Gowa dua periode tersebut mengatakan bahwa patut yang dibanggakan adalah bahwa pejabat Gowa belum pernah tersangkut hukum, itu disebabkan karena pejabat Gowa menjunjung budaya siri napacce, dan dia juga mengharapkan agar pendidikan yang selama ini digalakkan perlu lebih ditingkatkan, karena setiap tahun angka kelulusan siswa semakin meningkat setiap tahunnya pasca pendidikan gratis.
Yy / Sv(Senin, 19 November 2012)
Sumber: http://www.sulsel.go.id/content/peringatan-hari-ulang-tahun-gowa-yang-bernuansa-budaya
Read More >>

Wagub Buka Seminar Pencegahan Korupsi di Sulsel


Sen, 19/11/2012 -
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad bersama Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, H. Agus Arifin Nu’mang saat menghadiri seminar dengan tema”Pencegahan Korupsi KPK dan BPKP  Demi Meningkatkan Akuntabilitas Layanan Publik dan Pengolahan APBD di Sulawesi Selatan” di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Selasa, 13 November 2012.
KPK bekerjasama dengan BPKP di seluruh provinsi di Indonesia sebagai upaya perbaikan pelayanan publik dan pengelolaan APBD yang transparan dan akuntabel sebagai salah satu elemen dalam keberhasilan pemberantasan korupsi. Seminar tersebut dibuka oleh Wagub Sulsel, H.Agus Arifin Nu’mang, Deputy Bidang Investigasi BPKP, Eddy Mulyadi Soepardi, Ketua Ombudsman RI, Dadang Girindrawardana dan sejumlah aktivis LSM.
Abraham juga mengapresiasi positif pemanfaatan APBD Pemprov Sulsel yang tergolong sangat sehat di Indonesia, karena bisa dikelola dengan baik dan tidak disalahgunakan. Sejauh ini bukti sehatnya penggunaan anggaran di Pemprov Sulsel karena laporan keuangan yang sudah mendapat status Wajar tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK.
Idealnya pengalokasian anggaran untuk kepentingan pelayanan publik justru harus lebih besar dari belanja pegawai,  paling tidak sekitar 30 hingga 50 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) itu harus dialokasikan untuk anggaran belanja publik. Sehingga pelayanan yang dibutuhkan masyarakat bisa terpenuhi.
Wagub Sulsel, H. Agus Arifin Nu’mang dalam sambutannya mewakili Gubernur Sulsel menilai, seminar sehari tentang pencegahan korupsi di Sulsel sangat besar manfaatannya bagi para pejabat maupun pemangku kepentingan di daerah ini.
Sr/An (Rabu, 14 November 2012)
 
Sumber: http://www.sulsel.go.id/content/wagub-buka-seminar-pencegahan-korupsi-di-sulsel
Read More >>

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Ikut Lomba Cross Country Bike



Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, H. Agus Arifin Nu’mang ikut serta dalam kejuaraan Cross Country Bike yang digelar dalam rangka ulang tahun Komando Resort Militer ke-50 di Lapangan Andi Makkasau Parepare. Wagub ikut bersaing dengan peserta Cross Country dari daerah lain di kawasan Sulselbar. Sebelumnya, Wagub mengambil bagian untuk membuka langsung kegiatan sekitar pukul 07.00 WITA.
Berdasarkan informasi dari panitia, sekitar 568 peserta dari 24 club yang ikut dalam kegiatan ini. Ke-24 club sepeda yang ikut lomba antara lain, PCC Humas Palopo, Club Fajar Makassar, Club Pangkep, Losari Bike Club Makassar, tim Magoes Makassar, MCC Medical Makassar,  Club Mandiri Parepare, Club Sengkang, Lantamil Club Makassar, dll.
Wakil Gubernur tampak bersemangat mengikuti kegiatan ini bersama para peserta. Wagub melewati lintasan dengan jarak kurang lebih 38 km dengan tingkat kesulitan medan yang cukup menantang adrenalin. Ditambah lagi jalanan yang licin akibat hujan serta harus melewati 3 anak sungai yang memiliki volume air yang sedang. Tepat pukul 11.00 WITA, Agus memasuki garis finish bersama anggota Pare Cicle Club Fajar. Setwan peserta dari PSCC Sidrap yang finish diurutan ke 5 mengaku sangat senang bisa mengikuti Cross Contry ini. Dia berharap acara ini menjadi ajang tahunan sehingga ada kesempatan bagi para club  sepeda untuk bertemu dan menyalurkan hoby.
Yy / Sv (Senin, 19 November 2012)

Sumber: http://www.sulsel.go.id/content/wakil-gubernur-sulawesi-selatan-ikut-lomba-cross-country-bike
Read More >>

Peringatan Milad Satu Abad Muhammadiyah


Gubernur Syahrul Yasin Limpo mengucapkan banyak terima kasih kepada Muhammadiyah, pasalnya dirinya tidak akan menjadi gubernur kalau bukan karena Muhammadiyah. Karena itu, di sela-sela Milad satu abad Muhammadiyah 1912-2012 di Auditorium Al Amin Universitas Muhammadiyah Makassar, Kamis, 15 November 2012, beliau mengatakan bahwa 100 tahun yang lalu merupakan pengalaman berharga Muhammadiyah dalam  berkontribusi terhadap hadirnya bangsa dan negara, begitupun sumbangsih Muhammadiyah di tengah-tengah masyarakat. Kehadiran Muhammadiyah untuk mengawal eksistensi bangsa dan kedaulatan negara, aqidah dan istiqamah islam.
Menurut Gubernur, Muhammadiyah adalah organisasi dakwah pengembang aqidah islam yang ajaran utamanya adalah bagaimana beribadah secara islam dan kaffah, karena hanya orang yang shalatnya baik, tidak mengambil haknya orang lain, tidak korupsi, tidak suka menghina orang lain. Ajaran Muhammadiyah dan organisasi Muhammadiyah dapat membangun integritas dan intelijensi, oleh sebab itu yang membedakan Muhammadiyah dengan organisasi lain. Memiliki komitmen nasional yang tulus, ikhlas, tapi kritis terhadap bangsa dan negara.
Sementara, Sekretaris Umum Pimpinan Muhammadiyah Pusat, Agung Danarto menuturkan Bahwa Muhammadiyah sejak berdirinya menegaskan bahwa sebagai gerakan islam yang berjuang menyebarkan syiar islam  dalam berbagai bidang dalam kehidupan berbangsa, Muhammadiyah telah berkiprah melewati berbagai zaman dan melalui kerja-kerja kemasyarakatan dan sikap hikmah menghadapi situasi sosial dan politik. Muhammadiyah tidak tertarik mendirikan negara dengan ideologi lain apalagi menggunakan ancaman berupa teror dan semacamnya, sebab Muhammadiyah adalah organisasi yang dinamis tanpa meninggalkan ideologinya.
Yy / Sv (Senin, 19 November 2012)
Sumber: http://www.sulsel.go.id/content/peringatan-milad-satu-abad-muhammadiyah
Read More >>