Selasa, 11 Desember 2012

Akademisi Respons SPP Gratis Sayang



Selasa, 11 Desember 2012


MAKASSAR– Program pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) yang akan menggratiskan SPP mahasiswa baru mendapat respons positif kalangan kampus.

Salah satu akademisi yang menyambut baik program Sayang ini yakni Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Arismunandar. Dia mengatakan, program yang menggratiskan sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) mahasiswa tersebut berpeluang mendongkrak Angka Partisipasi Kasar (APK) di perguruan tinggi. “Program Sayang itu saya kira bagus untuk mendorong peningkatan APK di perguruan tinggi yang saat ini masih cukup rendah, yakni hanya di angka 30%,”kata dia kemarin.

Selama ini,salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya APK adalah biaya kuliah yang dinilai masih cukup tinggi. Sehingga, SPP gratis tersebut dinilai bisa menjadi salah satu solusi dalam mengatasi persoalan yang dihadapi calon mahasiswa yang ingin kuliah. Rektor dua periode di UNM ini mengatakan, jika APK mampu didongkrak, itu akan memberikan dampak yang besar terhadap peningkatan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Sulsel.

Menurut dia, salah satu indikator IPM adalah rata-rata lama pendidikan. Pasangan Sayang berjanji akan menggratiskan SPP mahasiswa baru jika mereka terpilih di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2013.Program SPP gratis ini berlaku untuk mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS). Rencananya, SPP gratis ini akan diberikan kepada mahasiwa selama dua semester pertama.

Program ini merupakan salah satu jualan politik pasangan bernomor urut 2 ini menjelang pilgub. Konseptor Visi Misi Sayang Jilid 2 Imam Mujahidin Fahmid mengatakan, perancangan program ini melibatkan 143 pakar, termasuk 70 guru besar dari perguruan tinggi di Sulsel dan luar Sulsel. Dia mengakui sejauh ini pihaknya terus mengkaji peluang terwujudnya program itu.

Program Sayang ini juga mendapat tanggapan positif dari anggota DPRD Sulsel. Anggota Komisi E Bidang Kesejahteraan Rakyat,Usman Lonta, menilai, secara garis besar program tersebut baik karena bisa membantu memudahkan akses pendidikan ke perguruan tinggi. “Setelah pemerintah menjalankan pendidikan gratis hingga tingkat SMA,memang perlu dipikirkan pendidikan di tingkat perguruan tinggi.Apalagi hanya beberapa persen masyarakat yang punya akses ke perguruan tinggi,”katanya.

Terkait kemampuan anggaran di APBD Sulsel untuk membiayai program ini,anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai itu memungkinkan dimasukkan. Usman mengatakan, ada banyak pos anggaran di Dinas Pendidikan yang tidak begitu penting yang bisa dialihkan untuk membiayai program tersebut. “Pos anggaran seperti seminar yang selama ini banyak dilakukan Dinas Pendidikan, itu lebih bermanfaat jika dialihkan untuk program ini.Itu lebih riil dan bisa membantu masyarakat,” jelas dia.

Namun, dia mengingatkan Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk melakukan perhitungan rinci terkait anggaran yang dibutuhkan.“ Saya kira Bappeda akan cermat melihat neraca anggaran sehingga program itu bisa dijalankan. Jika anggarannya Rp60 miliar,saya kira itu cukup rasional,” kata salah satu politikus PAN yang menjadi pendukung Sayang di pilgub ini.

Terkait anggaran, Imam Mujahidin Fahmid mengatakan, uang yang dibutuhkan sekitar Rp45-Rp60 miliar setiap tahun.Itu dengan perhitungan mahasiswa baru di Sulsel mencapai 30.000 orang setiap tahun. Dia mengasumsikan SPP setiap mahasiswa Rp1 juta- Rp1,5 juta per tahun. Koordinator Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel Hoist Bachtiar juga merespons positif program tersebut.Hanya, anggota Fraksi Golkar ini meminta ada skala prioritas agar program tersebut benar-benar terlaksana.

“Kita harus buat skala perioritas karena tidak bisa kita samakan semua mahasiswa. Misalnya tiga skala, sehingga dari sana bisa kita buat prioritas di kategori mana yang mesti dibantu melalui dana APBD,” ujar dia. ● jumardin akas 
Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/news/akademisi-respons-spp-gratis-sayang
Read More >>

Pemprov Akomodir Perbaikan Jalan di Luwu


Selasa, 11 Desember 2012

MAKASSAR – Sempat menjadi polemik,Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel akhirnya mengakomodir usulan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel untuk mengalokasikan anggaran pembangunan dan perbaikan jalan di Luwu.

Rencananya,ruas jalan yang akan diperbaiki dengan menggunakan dana pinjaman dari Pusat Investasi Pemerintah (PIP) senilai Rp500 miliar tersebut yakni poros Sabbang-Limbong sepanjang 100 kilometer.

Kepala Dinas Bina Marga Sulsel Abd Latief menyebutkan, untuk perbaikan jalan poros tersebut, pemprov mengalokasikan anggaran Rp16 miliar,dan hanya bisa membiayai panjang jalan hingga enam kilometer. “Total jalan yang dibiayai dari pinjaman ini tetap 11 ruas. Hanya,ada anggaran yang dialihkan. Salah satunya poros Sungguminasa-Malino,” beber Latief di DPRD Sulsel kemarin.

Kendati demikian, pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses persetujuan ini ke legislator yang duduk di DPRD.“Kami ini hanya mengusulkan. Selebihnya, kita serahkan ke DPRD untuk menyetujuinya,” pungkas dia. Sementara itu, pinjaman PIP senilai Rp500 miliar, kemungkinan besar tidak akan diakomodasi pada APBD Pokok 2013. Pinjaman tersebut akan dimasukkan pada APBD Perubahan Parsial pada pertengahan 2013 mendatang.

Mengingat, sudah tak cukup lagi waktu untuk dibahas dan dimasukkan di APBD pokok. Ketua DPRD Sulsel Moh Roem mengakui, sekarang ini terdapat dua wacana yang berkembang di kalangan fraksifraksi, yakni dimasukkan di APBD Pokok ataupun Perubahan Parsial. “Kalau tak diakomodir di APBD Pokok,ya nanti di APBD Perubahan Parsial.Yang jelas, PIP tak akan mengeluarkannya kalau tak ada persetujuan Dewan,”jelasnya.

Sesuai rencana, kata Roem, pinjaman Rp500 miliar ini akan kembali dirapatkan antara pimpinan sembilan fraksi dengan pimpinan DPRD Sulsel, pada Kamis (14/12) mendatang. ● wahyudi

Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/news/pemprov-akomodir-perbaikan-jalan-di-luwu
Read More >>

Jalur Alternatif Gunakan Jalan Layang



Selasa, 11 Desember 2012


JALUR alternatif yang menghubungkan Jalan Perintis Kemerdekaan-Ir Sutami yang dirintis Pemprov Sulsel, direncanakan menggunakan jembatan layang atau fly over pada sejumlah titik.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi berkembangnya pemukiman baru, setelah jalan sepanjang lima kilometer tersebut telah dirampungkan dan dioperasikan nantinya. Tahun ini, Pemprov telah mengeluarkan anggaran senilai Rp10 miliar untuk tahapan pembebasan lahan.

Kemudian untuk 2013 mendatang, kembali diusulkan dana Rp50 miliar untuk pengerjaannya. “Tahun depan itu sudah masuk tahapan pengerjaan jalan tembus Perintis- Sutami,” kata Kepala Dinas Bina Marga Sulsel Abd Latief kemarin.

Proyek jalan alternatif tersebut nantinya akan memiliki lebar seperti di Jalan AP Pettarani, yakni 40 meter, sehingga bisa menampung hingga delapan lajur kendaraan. Jalan ini dimulai dari samping Kantor Disnakertrans, Tamalanrea, yang tembus ke sekitar pintu gerbang Tol Tallo. (wahyudi)
Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/news/jalur-alternatif-gunakan-jalan-layang
Read More >>

Syahrul : PPM Harus Mampu Lanjutkan Perjuangan


Rabu, 11 Desember 2012
MAKASSAR,  –Pemuda Panca Marga (PPM) harus mampu dan bisa melanjutkan perjuangan para pahlawan bangsa yang berniat ingin memerdekaan bangsa Indonesia dari penjajah. Perjuangan para pahlawan itu sudah harga mati dalam mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdaulat.
Sebagai anak pejuang, maka PPM mesti berjuang melanjutkan cita-cita para pahlawan yang sudah mewariskan dan memperkokoh NKRI dengan pengorbanan yang tidak sedikit.
Demikian diungkapkan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo dalam sambutannya di hadapan Rakerda para pengurus dan anggota PPM Sulsel, yang berlangsung di Hotel Singgasana Makassar, Selasa (11/12).
Menurut gubernur jabatan gubernur bukan segala-galanya, karena yang penting adalah menjaga anak bangsa agar tidak tercabik-cabik dan tidak bercerai berai. Untuk itulah PPM harus mampu menjaga warisan kemerdekaan  yang dititipkan oleh para pahlawan bangsa. Dikatakan keamanan di suatu daerah itu hanya bisa diwujudkan jika masyarakat bisa bersatu dan mewujudkan kedamaian di negeri ini. Karena negeri ini cukup kaya dan potensial sehingga dibutuhkan masyarakat yang cerdas.
Dihadapan anggota PPM,  Gubernur Sulsel kembali memperkuat komitmennya untuk tidak memilih pemimpin yang korupsi dan tidak jujur ”Jangan pilih Syahrul, jika terbukti pasangan Sayang 2 itu ada yang korupsi,” ujar Syahrul.
Juga memberikan sambutan, Ketua DPD PPM Sulsel, Agus Arifin Nu’mang yang mengatakan, PPM selaku organisasi anak para pejuang siap meneruskan perjuangan para pahlawan yang telah mengantarkan anak bangsa bisa merdeka dan berdaulat. Sementara itu Wakil Ketua Umum DPP PPM Andi Surya Widjaya Galib dalam sambutannya mengatakan, PPM merupakan organisasi masyarakat yang punya misi untuk melanjutkan perjuangan para veteran maupun pahlawan di negeri ini, yang rela berkorban jiwa dan raga hanya untuk mewujudkan negara yang berdaulat.
Adapun tema rakerda ke-7 DPD PPM Sulsel yakni, Pemuda Panca Marga Mengawal dan Memperkokoh Pilar Kebangsaan.(KM2)
Sumber: http://www.kabarmakassar.com/?p=21244
Read More >>

Senin, 10 Desember 2012

Sayang Siap Gratiskan SPP Mahasiswa


SENIN, 10 DESEMBER 2012 
alt
Sementara Dikaji Tim dan Profesor
 MAKASSAR,  – Setelah sukses dengan pendidikan gratis untuk tingkat SD, SMP, dan SMA selama lima tahun masa baktinya, pasangan Cagub-Cawagub Sulsel Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang (Sayang) berusaha menggratiskan biaya sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) untuk tingkat perguruan tinggi swasta maupun negeri di Sulsel.
“Kenapa tidak, kita akan gratiskan biaya SPP mahasiswa baru. Tapi saya belum bisa beberkan secara gamblang  karena masih dikaji oleh tim,” kata Syahrul saat berada di Kabupaten Sidenreng Rappang, Minggu, 9 Desember.
Dia mengatakan, semua yang dilakukan oleh pasangan Sayang tersebut tak lain hanya untuk kepentingan masyarakat di Sulsel.
“Itulah gunanya pemerintah. Harus selalu menjadi rahmat dan perlindungan bagi rakyatnya. Pendidikan dan kesehatan menjadi hak dasar warga, pemerintah harus memberikan jaminan setinggi-tingginya,” kata Syahrul.
Lantas bagaimana teknis rencana program pendidikan gratis SPP bagi mahasiswa di Sulsel? Mantan Juru Bicara (Jubir) Sayang, Imam Mujahidin Fahmid mengatakan bahwa itu telah dipikirkan Syahrul sejak lama.
“Dan kami masih terus melakukan pengkajian, tim bersama profesor. Sepertinya, dua semester pertama itu atau setahun itu gratis SPP bagi mahasiswa baru,” beber Imam.
Hanya saja Imam belum bisa memberikan penjelasan lebih mendalam, karena saat ini masih dikaji terus posibilitasnya.
Tapi yang jelas, lanjut akademisi Unhas ini, kalau hanya untuk setahun SPP gratis, Pemerintah Provinsi Sulsel bisa merealisasikannya.
“Asumsinya, setiap tahun mahasiswa baru di Sulsel mencapai 30 ribu orang. Dengan asumsi setiap mahasiswa SPP Rp1 juta -Rp1,5 juta maka itu hanya membutuhkan Rp45 miliar, totelansinya bisa mencapai Rp60 miliar. Saya pikir ini possible,” jelas Imam, Minggu, 9 Desember, di Makassar.
Jika S1 saja Sayang bisa bebaskan SPP-nya, bisa saja dilakukan, karena untuk S3, sudah ada program pendoktoran yang akan terus ditingkatkan dari tahun ke tahun.
“Jika pada periode pertama Sayang sudah bisa doktorkan 100 orang per tahun gratis, maka periode kedua itu bisa bertambah,” kata Imam.
Ini dilakukan Sayang, kata Imam, tak lain perhatian Sayang untuk meningkatkan derajat pendidikan di Sulsel. “Dengan biaya SPP gratis bagi mahasiswa baru, maka itu paling tidak akan memberikan bantuan besar bagi orangtua siswa membiayai anaknya kuliah,” kata Imam. (*/soe)
Sumber: http://cakrawalaberita.com/politik/sayang-siap-gratiskan-spp-mahasiswa
Read More >>

Syahrul: Katakan Tidak Pada Narkoba, AIDS, dan Korupsi



SENIN, 10 DESEMBER 2012 

MAROS,  – Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpoyang juga Calon Gubernur Sulsel incumbent, mengajak seluruh masyarakat Sulsel menjauhi narkoba, AIDS dan korupsi. Pasalnya, hal tersebut bisa merusak kehidupan generasi muda dan bangsa.
“Narkoba, AIDS dan korupsi bisa dicegah kalau masyarakat ikut mendukung dengan mengatakan, tidak HIV AIDS, tidak narkoba, dan tidak korupsi,” kata Syahrul, pada acara Jalan Sehat Bersama Gubernur Sulsel, dalam rangka Peringatan Hari AIDS sedunia yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Anti Korupsi Internasional, di Halaman Kantor Bupati Maros, Minggu, 9 Desember.
Syahrul mengatakan, narkoba, HIV AIDS, dan korupsi, bisa merusak sendi-sendi kehidupan. Karena itu, pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat harus sepakat sehat hati, pikiran, dan tubuh.
“Jika sudah buat komitmen seperti itu dan kita konsisten, yakin Maros pasti lebih baik di masa yang akan datang,” terangnya.
Mantan Bupati Gowa dua periode itu mengungkapkan, masyarakat Sulsel adalah orang-orang yang cerdas, beradab, dan memiliki kebudayaan yang tinggi. Karena itu, sudah sepatutnya menghindari hal-hal yang distorsi, utamanya terlibat narkoba, terkena AIDS, apalagi korupsi.
“Sebagai masyarakat yang taat hukum, sudah seharusnya tidak melakukan hal-hal yang distorsi,” tegasnya.
Jalan Sehat Bersama Gubernur Sulsel, diikuti ribuan warga Kabupaten Maros. Acara berlangsung semakin meriah saat Syahrul menyanyikan sebuah lagu dari Slank yang berjudul ‘Ku Tak Bisa’. Acara tersebut juga memperebutkan undian doorprise dengan hadiah utama tiket umrah. (del/soe)
Sumber: http://cakrawalaberita.com/politik/syahrul-katakan-tidak-pada-narkoba-aids-dan-korupsi
Read More >>

PEMILIHAN DUTA PAJAK 2012 - Upaya Tingkatkan Kesadaran Bayar Pajak


Senin, 10 Desember 2012


DINAS Pendapatan (Dispenda) Sulsel menggelar pemilihan Duta Pajak 2012 di Grand Clarion Makassar,Jumat (7/12) malam.Event tersebut merupakan salah satu upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak.

Pemilihan tersebut diikuti sebanyak 48 peserta dari 24 Kabupaten di Sulsel,masingmasing daerah mengutus dua orang perwakilannya pria dan wanita. Kegiatan pemilihan ini dihadiri oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo,Wakil Gubernur Agus Arifin Nu’mang,Walikota dan Bupati,serta ratusan masyarakat yang datang khusus memberikan dukungan.

Ketua Panitia Pelaksana Azikin Sultan menjelaskan, pemilihan Duta Pajak ini digelar untuk memberikan pemahaman tentang pajak kepada generasi muda,menciptakan sosok pemimpin yang amanah dan visioner di masa yang akan datang. “Ini juga merupakan bentuk apresiasi Pemprov Sulsel ke Pemkab maupun Pemkot yang berprestasi,khususnya yang berhasil mengumpulkan pajak yang tinggi,hingga mencapai 100% dan dimafaatkan membangun infrastruktur daerah,”ujarnya.

Sementara itu,Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan, indikator dari kemajuan ekonomi suatu daerah adalah,pendapatan pajak yang besar dan kepatuhan pajak masyarakatnya juga tinggi. Membayar pajak juga kata Syahrul,sebagai bentuk nasionalisme atau rasa memiliki terhadap bangsa.

“Dengan pajaklah pendidikan gratis bisa direalisasikan untuk masyarakat, pajak juga digunakan untuk membangun rumah sakit, jalan,sekolah.Intinya,pajak untuk kesejahteraan rakyat,” pungkasnya. suwarny dammar 
Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/news/pemilihan-duta-pajak-2012-upaya-tingkatkan-kesadaran-bayar-pajak
Read More >>

Pemprov Sulsel Genjot Pemahaman Pajak


Senin, 10 Desember 2012

Gelar Pemilihan Duta Pajak

MAKASSAR, –Pemerintah Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar pemilihan duta pajak yang dilaksanakan di Grand Clarion Hotel, belum lama ini. Kegiatan yang diikuti sebanyak 48 peserta dari 24 Kabupaten di Sulsel ini, bertujuan memberikan pemahaman tentang pajak kepada generasi muda, menciptakan sosok pemimpin yang amanah, visioner dimasa yang akan datang. Ketua Panitia Acara, Azikin Sultan mengatakan, kegiatan ini juga merupakan bentuk apresiasi Pemprov Sulsel kepada pemerintah kabupate/kota yang berprestasi, khususnya yang berhasil membangun infrastruktur daerah yang mencapai 100%.

“Melalui kegiatan ini juga, kami ingin berikan apresiasi kepada daerah yang berprestasi,” ujarnya. Azikin menyebutkan, peserta Duta Pajak 2012 ini diikuti sebanyak 1000 peserta yang disaring melalui audisi hingga 48 peserta. Setelah itu yang lolos kebabak selanjutnya di karantina, dimana para peserta akan diberikan pemahaman, tentang pajak. Sementara Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, indikator dari kemajuan ekonomi suatu daerah adalah besarnya pendapatan pajak dan kepatuhan masyarakat membayar pajak.

“Apalagi saat ini ekonomi kita (Sulsel) tertinggi diatas rata-rata nasional, ini membuktikan jika pajak didaerah ini juga semakin hari semakin membaik,” ungkapnya. Membayar pajak, kata Syahrul, sebagai bentuk nasionalisme atau rasa memiliki terhadap bangsa. Apalagi, fungsi pajak diketahui sangat bermanfaat bagi pembangunan bangsa. Dengan pajaklah pendidikan gratis bisa direalisasikan untuk masyarakat, pajak juga digunakan untuk membangun rumah sakit, jalan, sekolah. Initinya pajak untuk kesejahteraan rakyat. (awy)

Sumber: http://www.ujungpandangekspres.co/bisnis/pemprov-sulsel-genjot-pemahaman-pajak
Read More >>

Sabtu, 08 Desember 2012

Uniknya Penguburan di Tanah Toraja


Sabtu, 8 Desember 2012
Prosesi Pemakaman di Tana Toraja [Foto: beritalangit.com]
Prosesi Pemakaman di Tana Toraja [Foto: beritalangit.com]
Pemakaman atau kompleks kuburan menjadi bagian yang tak terpisahkan selama kurun peradaban manusia. Dalam peradaban manusia Kematian memiliki tempat tersendiri dalam bingkai memori kehidupan. Sehingga tak heran, proses pemakaman sampai kepada tempat pemakaman menjadi bagian dari sebuah budaya.

Salah satu daerah yang memiliki kebudayaan tersendiri dalam proses pemakaman di Indonesia ada di Kabupaten Tanah Toraja Sulawesi Selatan. Kompleks pemakamannnya sungguh unik bahkan, menjadi populer di dunia, seperti pekuburan bayi di Kambira dan kompleks pekuburan di bukit batu Lemo.
Dalam kebudayaan Toraja, bayi yang meninggal dianggap masih masih suci. Sehingga diberikan perlakuan khusus terhadap jasadnya. Sang jabang bayi dikuburkan di kompleks pemakaman di Desa kambira.
Dipekuburan ini bayi yang meninggal sebelum giginya tumbuh dikuburkan di dalam sebuah lubang yang dibuat di pohon Tarra’.
Pohon Tarra’ dipilih sebagai tempat penguburan bayi, karena pohon ini memiliki banyak getah yang dianggap sebagai pengganti air susu ibu.
Dengan menguburkan di pohon ini, orang-orang Toraja menganggap bayi ini seperti dikembalikan ke rahim ibunya dan mereka berharap pengembalian bayi ini ke rahim ibunya akan menyelamatkan bayi-bayi yang akan lahir kemudian.
Pohon Tarra’ memiliki diameter sekitar 80 – 100 cm dan lubang yang dipakai untuk menguburkan bayi ditutup dengan ijuk dari pohon enau. Pemakaman seperti ini dilakukan oleh orang Toraja pengikut ajaran kepercayaan kepada leluhur.
Upacara penguburan ini dilaksanakan secara sederhana dan bayi yang dikuburkan tidak dibungkus dengan kain, sehingga bayi seperti masih berada di rahim ibunya.
Kompleks pekuburan lain yang tidak kalah unik di Tanah Toraja, adalah pekuburan yang dibuat di bukit batu. Bukit ini dinamakan Lemo karena bentuknya bulat menyerupai buah jeruk (limau).
Di bukit ini terdapat sekitar 75 lubang kuburan dan tiap lubangnya merupakan kuburan satu keluarga dengan ukuran 3 X 5 M.
Untuk membuat lubang ini diperlukan waktu 6 bulan hingga 1 tahun dengan biaya sekitar Rp. 30 juta. Tempat ini sering disebut sebagai rumah para arwah.
Di pemakaman Lemo anda dapat melihat mayat yang disimpan di udara terbuka, di tengah bebatuan yang curam. Kompleks pemakaman ini merupakan perpaduan antara kematian, seni dan ritual.
Pada waktu-waktu tertentu pakaian dari mayat-mayat akan diganti dengan melalui upacara Ma Nene. Kuburan Batu Lemo ini terletak di sebelah utara Makale, Kabupaten Tana Toraja.
Anehnya, mayat yang disimpan atau diletakkan saja di tebing tersebut, tidak pernah tercium bau busuk yang merebak.
Selain memiliki pemakaman unik, di Tana Toraja memiliki ritual pemakaman yang dianggap paling rumit di dunia, dan menjadi warisan kebudayaan dunia. Upacara itu disebut dengan Rambu Solo, yakni sebuah upacara pemakaman secara adat yang mewajibkan keluarga yang almarhum membuat sebuah kekiatan yang melibatkan banyak pihak dan diselenggarakan secara besar-besaran.Upacara ini sebagai tanda penghormatan terakhir pada mendiang yang telah pergi. Hal yang membuatnya rumit, karena upacara Rambu Solo memiliki sejumlah tingkatan, tergantung pada strata sosial si mendiang dan keluarganya.
Yang paling menarik adalah ketika tahap terakhir upacara Rambu Solo dimana jenazah dibawa ke sebuah tebing khusus untuk pemakaman seperti di Lemo. Biasanya jenazah disertai dengan patung simbolisasi penggambaran diri mendiang yang disebut dengan nama Tau-tau.[KM05]
Sumber: http://www.kabarmakassar.com/?p=20966
Read More >>

Jumat, 07 Desember 2012

Tak Ada Reshuflle


JUMAT, 07 DESEMBER 2012 
MAKASSAR,  – Gubernur Syahrul Yasin Limpo memastikan tidak akan melakukan reshuffle terhadap pejabat di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel), setidaknya sampai selesainya pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) yang akan digelar pada 22 Januari 2013 mendatang.
Bahkan, Syahrul yang ditemui usai rapat paripurna di Gedung DPRD Sulsel, Kamis, 6 Desember, juga mengaku tidak akan mendefinitifan sejumlah jabatan eselon II di lingkup Pemprov Sulsel, yang hingga kini masih diisi Pelaksana Tugas (Plt).
Gubernur mengakui bahwa dirinya tidak bisa seenaknya melakukan restrukturisasi kabinet di Pemprov Sulsel. Sebab, jabatannya sebagai Gubernur Sulsel sudah hampir berakhir.
“Saya ini mau berakhir, ada etika pemerintahan. Ini yang orang tidak tahu. Pemerintahan itu not just the rule, pemerintahan Saya mau berakhir, terus kalau Saya main ganti-ganti, itu tidak polite,” kata Syahrul.
Dia melanjutkan, alasan kedua sehingga restrukturisasi belum bisa dilakukan adalah untuk menghindari terjadinya polarisasi internal, yang bisa berdampak pada keefektifan beberapa program strategis yang masih sedang berjalan.
“Saya harus pertahankan agar polarisasi tidak sampai terjadi. Minimal nanti selesai pilgub dong. Toh tidak ada kan yang kurang? Apa yang kurang?” terang mantan Bupati Gowa dua periode ini.
Menurut Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) ini, kepentingan pemerintahan mesti lebih dikedepankan daripada urusan perseorangan maupun kelompok.
“Utamakan kepentingan pemerintahan itu sendiri dan kepentingan rakyat, daripada orang. Kecuali kalau ada yang hambat, tapi mana yang menghambat?” bebernya.
Dia menuturkan, meski jabatan eselon II masih diisi oleh Plt, namun program-program Pemprov Sulsel tetap berjalan baik. “Kan yang berakhir cuma eselon duanya, eselon 3 dan eselon 4 masih banyak,” imbuhnya.
Syahrul mengungkapkan hal tersebut sebagai jawaban atas anjuran dari Fraksi Hanura DPRD Sulsel yang disampaikan Amin Anas, dalam rapat paripurna kemarin. Amir Anas mewakili fraksinya menyarankan agar sejumlah jabatan eselon II yang masih dijabat Plt, segera didefinitifkan. (del/tan)
Sumber: http://cakrawalaberita.com/metro-makassar/tak-ada-reshuflle
Read More >>

Lovely Desember, Wisman Mulai Serbu Toraja


Jumat, Desember 7th, 2012

Makassar,– Wisatawan mancanegara (Wisman) sudah mulai berdatangan di kota Makassar. Kehadiran mereka tak lain dengan adanya event pada Lovely Desember, yang tiap tahunnya digelar di Tana Toraja. Dari pantauan kabarmakassar.com di Terminal Regional Daya Jumat, (7/12/2012) siang ini, para wisatawan terlihat di ruang tunggu terminal menunggu bus yang akan mengantarkannya ke Kabupaten Tanah Toraja.

Kepala Badan Pusat Statistik Sulawesi-Selatan Bambang Pramono mengatakan bahwa dari hasil data menunjukan kunjungan Wisatawan mancanegara pada Oktober 2012 melalui pintu masuk Makassar mencapai 1.130 orang. Jumlah tersebut meningkat 12.55 persen, sementara pada September hanya 1.004 orang, dan belum di masukkan pada bulan Desember yang diperkirakan lebih banyak.

Keseluruhan wisatawan asing yang masuk ke Indonesia melalui Makassar, berasal dari Malaysia, Singapura, Perancis, Jerman dan Amerika Serikat. Wisman dari lima negara tersebut berjumlah 781 orang atau sekitar 69, 12 persen dari total wisatawan yang ada.[KM6]

Sumber: http://www.kabarmakassar.com/?p=20846
Read More >>

Syahrul Setuju MoU IPA Mamminasata Ditunda


MAKASSAR – Penolakan Kabupaten Gowa dan Maros untuk menandatangani memorandum of understanding (MoU) tentang penyediaan dan pembangunan instalasi penjerniha air di Mamminasata mendapat dukungan dari Gubernur Sulsel SyahrulYasin Limpo.

Gubernur menyatakan sangat menghargasi sikap kritis dari daerah yang memprotes sharing anggaran untuk konservasi air baku dalam proyek ini. Syahrul mengaku, jika MoU IPA di kawasan Makassar- Sungguminasata-Maros-Takalar (Mamminasata) tetap ditandatangani, hal tersebut dapat mengakibatkan masalah di kemudian hari. ”Kita tak boleh kerja dua kali. Saya setuju itu jika ada klausul-klausul yang belum tuntas, jangan kita tandatangani dulu,”jelasnya saat ditemui usai rapat paripurna di DPRD Sulsel kemarin.

Mantan Bupati Gowa dua periode ini pun mencontohkan saat akan mau menerapkan program pendidikan gratis di Sulsel empat tahun lalu. Saat itu, pihaknya baru mendapatkan persetujuan dari para bupati dan wali kota di Sulsel, setelah melakukan lima kali pertemuan besar. ”Sama juga IPA Mamminasata seperti ituu.Di situ ada kepentingan pemerintah pusat, Pemprov, dan kabupaten/kota. Saya yakin itu semua bisa diselesaikan kalau muaranya untuk kepentingan rakyat,” ujarnya kepada wartawan.

Karena itu, lanjut Syahrul, apa yang dipersoalkan oleh Pemkab Gowa dan Maros harus diakomodasi. Begitu pun dengan penandatangan MoU yang tak bisa dipaksakan begitu saja. ”Makanya saya setuju kalau ditunda dulu. Jangan karena hanya mau berpikir agar anggaran segera turun,kita cepat- cepat MoU. Saya tak mau ada distorsi diakhir masa jabatan saya,”pungkasnya.

Rencananya, MoU proyek yang bernilai Rp876 miliar tersebut akan ditandatangani oleh empat kepala daerah di Rujab Gubernur Sulsel,Rabu (5/12) lalu. Informasi yang diperoleh SINDO,hal tersebut dikarenakan Maros dan Gowa sebagai penyedia air baku memprotes tak dimasukkannya klausul sharing konservasi hutan penyedia air baku. Terpisah,Kepala Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarkim) Bakti Haruni mengaku, dalam waktu dekat pihaknya kembali melaksanakan penandatangan MoU IPA Mamminasata itu.

”Kemarin itu sudah ada kesepakatan. Tapi kita serahkan ke Dirjen Tata Ruang dan Dirjen PSDA untuk berkonsultasi karena ini menyangkut masalah hukumnya,”ungkapnya. ● wahyudi
Sumber:http://www.seputar-indonesia.com/news/syahrul-setuju-mou-ipa-mamminasata-ditunda
Read More >>

Kamis, 06 Desember 2012

Stok Beras Sulsel 482 Ribu Ton


6 Desember 2012
MAKASSAR, UPEKS–Perum Bulog Divisi Regional Sulawesi Selatan mencatat realiasi pengadaan beras mencapai 143% atau 482 ribu ton per 2 Desember 2012. Angka ini melampaui prognosa tahun 2012, yaitu 267 ribu ton. Bulog Divre Sulsel juga telah menyalurkan beras ke wilayah Indonesia Barat seperti Medan dan Sumatera Barat. Sementara untuk wilayah Indonesia Timur, Bulog menyalurkan ke Papua, Kalimantan Timur, Maluku, dan Provinsi-provinsi di pulau Sulawesi sendiri.
Regional Manager Bulog Divre Sulsel, Jabirudin menuturkan, stok bulog Sulsel didukung oleh tingkat penyerapan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan pihaknya memastikan penyaluran stok beras Sulsel bisa tahan sampai 40 bulan. Ia mengatakan, dari 11 kabupaten dan kota yang menjadi penghasil dari beras serta gabah kering giling (GKG) ini, Kabupaten sidrap, Kota Parepare, Kabupaten Wajo, Pinrang, Palopo, Luwu dan Bulukumba menjadi daerah paling banyak menyerap beras.
Sementara itu, Pemprov Sulsel optimis bisa surplus beras 2,2 juta ton tahun ini, meskipun kemarau panjang sedang melanda sejumlah daerah sentra pertanian. Sebelumnya, Kepala Badan Ketahanan Pangan Pemprov Sulsel Asri Agung Pananrang mengatakan, meskipun acaman kemarau bisa berlangsung sampai Oktober tahun ini, overstock beras masih bisa mencapai 2,2 juta ton. “Kebutuhan konsumsi beras Sulsel hanya 800.000 ton sedangkan produksi beras Sulsel saat ini, telah mencapai 3 juta ton. Overstok beras bisa bertahan hingga tujuh bulan ke depan, meskipun sebagian wilayah Sulsel mengalami kemarau,” tuturnya. (awy)
Ditulis Oleh Akbar
Sumber: http://www.ujungpandangekspres.co/bisnis/stok-beras-sulsel-482-ribu-ton
Read More >>

Produk Unggulan Sulsel Dipamerkan di Smesco


Kamis, 06 Desember 2012
JAKARTA,  -- Beragam produk unggulan asal Sulawesi dipamerkan dalam Pameran Produk Unggulan Sulawesi 2012 selama tiga hari, 6-9 Desember di Gedung Smesco, Jalan Gatot Subroto, Jakarta.

Kegiatan yang digelar PT Indonesia Bagoes Mandiri ini diisi stan-stan dari Sulsel, Sultra, dan Sulteng. Dari Sulsel, hadir Wajo, Parepare, Palopo, dan Tana Toraja. Juga ada stan yang disiapkan untuk Pemprov Sulsel, namun masih terlihat kosong.

Stan Pemkab Wajo memamerkan kain tenunan sutra. Stan ini ramai didatangi pengunjung
yang ingin mendapatkan kain sutera asli.  Sementara stan dari Palopo dikoordinir Badan Penanaman Modal Daerah (BPMD) Kota Palopo. Barang-barang produk industri rumah tangga Palopo dipamerkan di stan ini, di antaranya bagea dari sagu, makanan olahan dari rumput laut, ikan teri, tepung sagu siap saji untuk bahan kapurung. Juga ada baju kaus desain anak muda dari palopo.

"Baju kaus desain anak muda Palopo seharga Rp80 ribu. Ada juga krim wajah dari lemak kakao,"  ujar Hadi Susilo, Kepala Bidang Promosi dan Investasi BPMD Kota Palopo.

Sementara itu, stan Parepare dipimpin Hj Andi Nurhatimah, Sekretaris Dinas Koperasi Kota Parepare, memamerkan kuliner yang terbuat dari mente. Kegiatan pameran in dibuka Sekretaris Badan Kerjasama Pemerintah Regional Sulawesi (BKPRD), Prof Aminuddin Ilmar. Hadir pula pengurus BPP KKSS, Andi Nurpati.

Direktur Utama PT Indonesia Bagoes Mandiri, Idang Hadijah Faaruk, mengungkapkan, kegiatan tersebut sebenarnya bagian dari Sulawesi Expo yang rutin digelar setiap tahun. Pameran ini, sebut Idang, fokus memperkenalkan produk unggulan se-Sulawesi. "Harapan kita lebih kepada memperkenalkan bahwa daerah di Sulawesi itu punya potensi," jelas Idang.(asw/fmc)


Sumber: http://www.fajar.co.id/read-20121206165014-produk-unggulan-sulsel-dipamerkan-di-smesco
Read More >>

Syahrul Minta PNS Pemprov. Berprestasi


Kam, 06/12/2012 -
Gubernur Sulawesi Selatan, H. Syahrul Yasin Limpo meminta agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemprov. Sulsel berprestasi. Hal tersebut ditegaskan Syahrul, usai melantik 86 Pejabat Struktural, di Baruga Sangiaseri, Makassar, Rabu, 5 Desember 2012.

Gubernur dalam sambutannya mengatakan, jabatan adalah amanah. Harus dilaksanakan dengan baik. Menghadirkan pemerintah yang baik, kalau aparatnya baik dan memahami fungsi dan tugasnya masing-masing. Prestasi bisa diraih jika semua tugas mencapai sasaran. Pekerjaan harus menghasilkan sesuatu dan jabatan tidak boleh mempersulit orang lain.

Prestasi kerja harus disertai tanggung jawab. Jangan merepotkan pimpinan, caranya jangan keluar dari aturan, pikirkan kesejahteraan tanpa menyogok atau korupsi agar pimpinan tidak malu dan tidak masuk penjara serta tetap berpihak pada kebenaran. Gubernur juga meminta agar para PNS mematuhi etika pemerintahan dan taat pada aturan. Biasakan jujur dengan diri sendiri dan tetap menjaga kerjasama. Intinya kalau aman dan selamat,  jangan ada yang keluar dari aturan.

Rs/Ys (Kamis, 6, Desember 2012)
Sumber: http://www.sulsel.go.id/content/syahrul-minta-pns-pemprov-berprestasi
Read More >>

Ketersediaan Pupuk Bersubsidi Aman Jelang Musim Tanam


Ketersediaan pupuk relatif aman dan cukup tersedia di lini IV atau tingkat petani. Hal ini bisa terjadi karena para kelompok tani sudah merampungkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK)-nya sehingga kebutuhan pupuk dilapangan bisa diperhitungkan secara rinci. Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang dalam Rapat Koordinasi Pelaksanaan dan Pengawasan Penyuluhan Pupuk Bersubsidi Berbasis RDKK, di Aula Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sulsel, yang dihadiri para Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan se Sulsel dan juga Kepala Badan Koordinasi Penyuluhan Sulsel, Rabu, 5 Desember 2012.  Stok pupuk urea yang tersedia dilapangan hinggga Maret 2013 mendatang,  yakni pupuk urea bersubsidi  sebanyak 116.973 ton dan akan tiba lagi tambahan stok yang sedang dalam pengapalan dari PT Pupuk Kaltim sebanyak 13.500 ton yang akan masuk ke Sulsel pada 13 Desember 2012 mendatang. Dengn stok tersebut, diharapkan petani tidak lagi mengalami kelangkaan pupuk.

Agus arifin Nu’mang di depan para SKPD dan juga produsen pupuk mengatakan, pertemuan koordinasi seperti ini memiliki peran cukup penting, sebagai wujud nyata dam memperkuat pencapaian surplus beras 10 juta ton pada 2014 mendatang dan juga dalam menunjang over stok beras di Sulsel.  Pupuk merupakan salah satu bagian penting dalam memacu produksi tanaman di daerah ini terutama tanaman pangan dan jagung. Pada 2013 mendatang tanaman untuk padi direncanakan seluas 989.466 hektar dan untuk tanaman jagung diperkirakan seluas 430.000 hektar, sehingga diharapkan pada tahun mndatng Susel sudah mampu menghasilkan gabah kering giling sebanyak 5,4 juta ton dan produksi jagung bisa mencapai 2,4 juta ton. Sejalan dengan penyaluran pupuk bersubsidi di Sulsel, wagub meminta produsen pupuk Kaltim dan Pusri, untuk selalu memantau kondisi di lapangan, karena jangan sampai pengalaman beberapa tahun lalu terulang lagi, disaat petani butuh pupuk, namun ternyata belum siap digudang, sehingga terjadi kelangkaan, padahal penyebab kelangkaan itu hanya karena masalah keterlambatan dalam bongkar muat pupuk di pelabuhan.

Sementara Kadis Pertanian Tanaman Pangan Sulsel. Ir. Lutfi Halide, melaporkan alokasi pupuk pada 2012 untuk urea mencapai 294.000 ton sedangkan pada 2013 ditargetkan hanya 262.800 ton sedangkan untuk pupuk ZA tahun 2012 alokasinya mencapai 461.000 ton. Adapun alokasi untuk pupuk organik pada 2012 mencapai 211.000 ton sedikit meningkat menjadi 21. 150 ton pada 2013. Menjelang musim tanam berikutnya kebutuhan akan pupuk bersubsidi di Sulsel tidak ditemukan kendala, karena pihak pupuk Kaltim maupun Pusri menyatakan memiliki stok pupuk ditingkat petani aman.

Ys/Nh ( Kamis, 6 Desember 2012 )
Sumber: http://www.sulsel.go.id/content/ketersediaan-pupuk-bersubsidi-aman-jelang-musim-tanam
Read More >>

Rute Penerbangan Manila-Makassar Dirintis


Kamis, 6 Desember 2012

Konjen Philipina Jose Dela Rosa Burgos (kiri), saat bertemu Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, kemarin. Keduanya membahas pembukaan rute penerbangan Makassar-Manila.
penerbangan internasional dari dan ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin bakal bertambah 2013 mendatang menyusul penjajakan direct flight Makassar- Manila oleh Pemprov Sulsel dan Pemerintah Filipina. Gagasan untuk membuka rute penerbangan langsung tersebut mengemuka dalam pertemuan Gubernur Syahrul Yasin Limpo dengan Konsulat Jenderal Filipina Jose Dela Rosa Burgos di Rumah Jabatan Gubernur,kemarin.

“Ide membuka rute Makassar- Manila ini sangat baik dan berpotensi karena selain peluang bisnis kedua Negara yang sangat baik,juga akan memperpendek jarak tempuh dan memangkas biaya,”kata Jose Dela Rosa Burgos usai pertemuan di Rujab Gubernur,kemarin. Ia mengatakan,rute Makassar- Manila akan semakin meningkatkan pertumbuhan ekonomi kedua negara. Selain itu, pertukaran budaya antara kedua negara akan semakin gampang dilakukan.

“Saat ini kita sedang menjajaki kerja sama dengan Sulsel dibidang pertanian, perikanan, pendidikan, pariwisata, dan olahraga,”kata Jose kepada wartawan. Hanya saja, Filipina akan memfokuskan perdagangan di bidang pertanian dan perikanan. Kedua bidang ini dinilai sangat potensial untuk dikembangkan.“ Kita telah lama mendapatkan banyak produksi beras dari Makassar,”ungkapnya. Karena itu, ia berharap, rute penerbangan tersebut bisa secepatnya direalisasikan untuk mempermudah jalinan kerja sama ke dua daerah.

Jose mengatakan, rute itu akan direalisasikan paling lambat akhir triwulan pertama 2013. “Awal tahun depan, rute itu akan terealisasi. Dengan demikian semuanya akan lebih mudah,kita tertarik kerja sama dengan Sulsel karena pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat. Tadi kita sudah bicarakan dengan Pak Gubernur dan responnya sangat bagus,”pungkasnya. Sementara, Syahrul Yasin Limpo mengatakan, kerja sama antara Sulsel dengan Filipina bakal terjalin baik dan lancar dengan adanya penerbangan langsung yang menghubungkan Makassar-Manila.

Selain Sulsel, jalur ini juga akan menguntungkan 14 provinsi di Kawasan Indonesia Timur. Sebelumnya juga Syahrul telah membangun komunikasi dengan PT Air Asia Indonesia untuk pembukaan rute Makassar- Manila itu. ● abd salam malik 
Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/news/rute-penerbangan-manila-makassar-dirintis
Read More >>

Rabu, 05 Desember 2012

Luwu Jadi Pusat Pelatihan Penerbang


Rabu, 5 Desember 2012

PALOPO – Kabupaten Luwu bakal menjadi pusat pelatihan bagio para calon penerbang di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Di daerah ini, akan dibangun kampus pusat pelatihan yang akan dipadukan dengan Sekolah Tinggi Ilmu Penerbangan (STIP) yang rencananya dibangun di Kota Makassar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu tinggal menindaklanjuti program pembangunan kampus. “Pembangunan STIP ini tetap dipusatkan di Luwu.Tapi yang dibangun kampus pusat pelatihannya.Pemerintah pusat tinggal menunggu kesiapan Pemkab Luwu saja,” ujar anggota DPR RI asal Luwu Raya Bahrum Daido di Palopo, kemarin.

Wakil rakyat dari Partai Demokrat ini mengatakan, rencana pembangunan kampus pusat pelatihan calon penerbang sudah final dibicarakan di tingkat Menteri Perhubungan,Dirjen, dan pihak terkait lainnya di pusat. Untuk saat ini, kata dia,Kementerian Perhubungan RI tinggal menunggu tindaklanjut dan kesiapan Pemkab Luwu menyiapkan lahan yang akan dijadikan lokasi pembangunan kampus ini.

“Silakan Pemkab Luwu tindaklanjuti, karena sepenuhnya kini menjadi kewenangan Pemkab.Pemerintah Pusat sudah siap kok,”kata Bahrum. Mantan Bupati Luwu ini menambahkan, kampus pusat pelatihan calon penerbang dari STIP Makassar membutuhkan lokasi yang luas untuk pembangunan infrastruktur,sehingga Pemkab Luwu harus menyiapkannya. Sesuai rencana awal, kampus ini akan dibangun di sekitar Bandara Lagaligo Luwu, Kecamatan Bua.

Dikatakan Bahrum, kebijakan pemerintah pusat menempatkan kampus pusat pelatihan calon penerbang di KTI, sangat mendukung kemajuan pendidikan di Luwu,termasuk ikut mendorong kemajuan daerah dari berbagai bidang. “Bayangkan, betapa majunya Luwu kalau semua calon penerbang yang telah mengikuti pendidikan di STIP Makassar, mengikuti pelatihan di kampus yang dipusatkan di Luwu. Daerah ini akan maju dan berkembang,”katanya.

Terpisah,Kepala Dinas Perhubungan Luwu Rudy Dappi mengatakan, Pemkab sudah menyiapkan lahan seluas 40 hektare untuk lokasi pembangunan kampus pusat pelatihan calon penerbang dan telah diajukan kepada Kementerian Perhubungan RI. Rudy berharap,program ini bisa terlaksana pada 2013, sesuai pembicaraan Pemkab Luwu, Pemprov Sulsel, dan Kementerian Perhubungan dan pihak terkait, sehingga berbagai persyaratan akan disiapkan. “Terutama lahan.Makanya disiapkan 40 hektare,”tuturnya.

Selain program pusat, kata Rudy, investor juga berencana membangun sekolah penerbangan dengan sistem rating school di sekitar Bandara Lagaligo Luwu. Bahkan, investor yang memiliki jaringan di Swiss itu, tertarik mengembangkan pusat servis dan perbaikan pesawat perintis jenis ATR dan Fokker yang dipusatkan di Luwu untuk wilayah Indonesia Timur. Dikatakan,investor yang difasilitasi Pemprov Sulsel telah melakukan survei dan peninjauan lapangan mengenai potensi wilayah Bua sebagai pusat pengembangan sekolah penerbangan sistem rating school dan pusat servis serta perbaikan pesawat.

“Mudahmudahan investasi ini bisa berjalan di Luwu, sehingga daerah ini akan menjadi pusat kedirgantaraan terbesar di Indonesia Timur,”tuturnya. ● chaerul baderu


Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/news/luwu-jadi-pusat-pelatihan-penerbang
Read More >>

Gubernur Sulsel Bahas Penerbangan Bersama Konsulat Jendral Philipina


Rabu, 5 Desember 2012

Makassar, – Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) bersama Konsulat Jendral Philipna Jose dela rosa burgos bertemu dan membahas sejumlah rencana kerjasama di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel Jalan Sungai Tangka Makassar, Rabu (5/12/2012).
Kerjasama yang segera dilaksanakan diantaranya kerjasama di bidang penerbangan antara Sulsel dan Philipina dan program pertukaran kebudayaan.
“Kami apresiasi tawaran gubernur
dan mendukung rencana penerbangan langsung Sulsel dan Philipna,” Kata Jose.
Jose berharap kerjasama bisa dilaksanakan secepatnya dan bisa dilaksanakan pada triwulan pertama tahun 2013.
Jose menambahkan, ini adalah kunjungan pertama di Makassar dan selain membahas kerjasama bisnis juga untuk menjalin hubungan akrab antara Sulsel dengan Philpina.
“Ini bagian dari menjalin hubungan yang lebih dekat. Melihat kesamaan budaya dan tradisi,” Terang Jose.
Selain penerbangan, Jose menilai potensi besar yang ada di Sulawesi Selatan yakni potensi budaya dan pertanian. [KM03]
Sumber: http://www.kabarmakassar.com/?p=20659
Read More >>

SYL Bagi Tips, Pensiun Bahagia


Rabu, 5 Desember 2012

Makassar, – Gubernur Sulawesi Selatan Syharul Yasin Limpo (SYL) berbagi tips di depan 130 pensiunan lingkup Pemprov Sulsel, bagaimana memasuki masa pensiun dengan bahagia.

Tips disampaikan dalam pelepasan Pegawai Negeri Sipil Purna Bhakti
Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2012 di Rujab Gubernur Sulsel Jalan Sungai Tangka, Rabu (5/12/2012).

Berikuti tips Syahrul yang disampaikan dalam pelepasan pensiunan.

1.Lakukan perenungan. Syahyul berharap agar pensiunan bisa merenung apa yang ingin dicapai memasuki masa pensiun.

2.General Cek. Cek kesehatan dan berolahraga agar tetap sehat.

3. Tetap beraktifitas. Memasuki pensiun, diharap tidak malas tapi terus beraktiftas.

4. Rencanakan Keungan dua puluh tahun kedepan.

5. Tidak merasa tua.

Terakhir Syahrul mengatakan bahwa keberhasilan Susel adalah keberhasilan semua termasuk pejabat yang telah memasuki masa pensiun.

“Harta yang banyak tidak menjamin kebahagian,” Kata SYL. [KM03]

Sumber: http://www.kabarmakassar.com/?p=20652
Read More >>

Syahrul Lepas 130 PNS Pemprov Sulsel


Rabu, 5 Desember 2012 


MAKASSAR, --Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, melepas 130 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah memasuki masa pensiunan. Pelepasan purna bhakti lingkup Pemprov Sulsel itu digelar di di Baruga Sangiaseri, Makassar, Rabu (5/12/12).

Dalam acara tersebut, Syahrul menyempatkan diri memberikan tips kepada 130 PNS Pemprov yang memasuki masa pensiun. Syahrul menjelaskan pentingnya perencanaan ketika seseorang telah memasuki masa pensiun.

"Kita harus bahagia memasuki masa pensiun," kata Syahrul.

Syahrul mengatakan, seseorang yang telah memasuki masa pensiun, yang pertama kali harus dilakukan adalah melakukan pemeriksaan kesehatan. Artinya, harus menyadari jika kondisi fisik tidak seproduktif 30 tahun lalu. Tapi, pensiunan juga tidak perlu merasa minder karena sudah tua.

"Yang terpenting memasuki masa pensiun atau sudah pensiunan yang harus diperhatikan adalah pola makanan sehat, serta mental harus disiapkan. Tetap berpikir secara positif," pesannya.


Penulis : Nashrudin
Editor : Imam Wahyudi

Sumber: http://makassar.tribunnews.com/2012/12/05/syahrul-lepas-130-pns-pemprov-sulsel
Read More >>

Gubernur Hadiri Hari Jadi Tellesang


Rabu, 5 Desember 2012
Usai upacara HUT PGRI yang ke-67 dan menutup Porseni PGRI yang ke II, gubernur juga menyempatkan menghadiri acara Hari Jadi Tellesang ke-29 di Tellesang, Kecamatan Pitumpanua bersama rombongan, Bupati Wajo, dan Bupati Luwu, serta beberapa Muspida, SKPD serta undangan lainnya. Pada acara tersebut, gubernur juga menandatangani prasasti hasil kerja PNPM se-Kabupaten Wajo, dan penyerahan sertifikat tanah.
Sambutan Bupati Wajo, Drs HA Burhanuddin Unru MM, mengatakan, sangat berterima kasih kepeda gubernur atas kesempatannya hadir di tengah-tengah warga, untuk menghadiri hari jadi Tellesang, yang merupakan budaya masyarakat setempat.
Sementara, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, semua yang baik semuanya bisa diulang, apalagi baik untuk kepentingan umum, seperti halnya acara ini Hari Jadi Tellesang (HJT) pasti kita akan mengulang momen yang baik lagi. “Selama 4 tahun ini, Sulsel aman-aman saja, ini menandakan ada proses kebersamaan antara propesi dan kabupaten kota yang ada di Sulsel, daerah yang aman-aman saja mari kita lanjutkan dan tentunya mendapatkan resky yang banyak,” katanya. (bah/suk)
Sumber: http://www.ujungpandangekspres.co/daerah/gubernur-hadiri-hari-jadi-tellesang
Read More >>

Sepeda Wisata Warnai Pembukaan Lovely Desember di Toraja


Ditulis Oleh Akbar on  
MAKALE,–Kegiatan promosi wisata di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara menjelang program Lovely Desember 2012 diawali dengan kegiatan rally jelajah sepeda wisata Toraja yang cukup banyak menyerap peserta dari komunitas sepeda dari kabupaten/kota di Sulsel dan juga luar provinsi, seperti Jakarta, Bandung, Surabaya Jepara dan komunitas sepeda dari Sulawesi Barat, Kendari dan Sulawesi Tengah. Pembukaan rally jelajah sepeda wisata Toraja itu menandai awal kegiatan dari Lovely Desember 2012 yang diprogramkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dalam memacu arus kunjungan wisata ke Tana Toraja.
Wakil Gubernur Sulsel, Ir H Agus Arifin Nu’mang MS sebelum melepas peserta rally sepeda wisata Toraja yang dipusatkan di Lembang Parindingan, Kecamatan Makale Selatan, Kabupaten Tana Toraja, mengatakan rally sepeda wisata Toraja yang baru dimulai tahun ini ternyata mendapat sambutan hangat dari para komunitas sepeda dari sejumlah provinsi di Indonesia. Kegiatan tersebut patut dilaksanakan setiap tahunnya sebagai salah satu rangkaian dalam event lovely Desember di Toraja.
Menurut Wagub, jelajah sepeda wisata Toraja bukan hanya bertujuan untuk membangkitkan olahraga sepeda di daerah ini, akan tetapi kegiatan cross country seperti itu juga dapat menumbuhkan rasa terhadap lingkungan hutan di sekitarnya, karena setiap peserta rally sepeda maupun motor diharuskan menanam pohon yang disiapkan panitia pelaksana. Dikatakan, rally sepeda jelajah wisata Toraja juga bertujuan untuk mengajak masyarakat bisa mengembangkan ecotourism, sehingga lingkungan hidup bisa terjaga dan terpelihara.
Agus berharap, para peserta rally sepeda jelajah wisata Toraja bisa melalui rute-rute yang ditentukan panitia dan memasuki garis finish yang berada di depan gedung DPRD Kabupaten Tana Toraja. Panitia rally jelajah sepeda wisata Toraja sengaja menyiapkan rute-rute yang cukup menantang para peserta cross country dengan tujuan agar wilayah-wilayah tersebut bisa menjadi objek wisata menarik, khususnya bagi para komunitas sepeda di daerah ini. Bupati Tator, Theofilus Allolerung SE dalam sambutannya mengatakan, kegiatan sepeda wisata Toraja diharapkan bisa dilaksanakan setiap tahun, sehingga bisa memacu arus kunjungan wisata ke Toraja.
Tapi tujuan utama dari rally sepeda seperti itu adalah menumbuhkan rasa cinta kepada lingkungan alam di sekitarnya, sehingga rally sepeda tersebut menjadi awal dari pelaksanaan ecotourism di Toraja. Pada kesempatan itu, masyarakat Toraja yang bermukim di daerah kawasan hutan, kini tidak resah lagi akan dituding sebagai penyerobot hutan, karena Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo sudah memperjuangkan ke Kementerian Kehutanan agar wilayah kawasan hutan bisa dikelola oleh masyarakat di sekitarnya dan dijadikan sebagai hutan industri, yang bisa ditangani aneka pohon yang bernilai ekonomi tinggi seperti pohon jati putih, sengong dan jabon putih. (sal/rus)
Sumber: http://www.ujungpandangekspres.co/daerah/sepeda-wisata-warnai-pembukaan-lovely-desember-di-toraja
Read More >>

Pelajar Sulsel ke Semifinal


Ditulis Oleh Akbar on  
Popwil IV 2012
MAKASSAR, –Tim sepak bola pelajar Provinsi Sulsel memastikan diri melaju ke babak semifinal dengan predikat poin penuh dan menjadi juara pool A pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popwil) Wilayah IV 2012. Menghadapi tim Provinsi Sulbar di babak penyisihan grup yang digelar di lapangan Telkom, Selasa (4/12) kemarin, pelajar Sulsel menguasai pertandingan dengan membobol 4 gol tanpa balas. Menanggapi kemenangan Tim Pelajar Sulsel, Idham selaku pelatih sepak bola Sulsel mengaku, optimis akan membawa para pelajar Sulsel ini hingga ke tangga juara. Menurutnya faktor-faktor tuan rumah membuat anak asuhan PPLP Sudiang percaya diri.
“Kalo seperti ini masih bisa dipertahankan kita pasti juara, karena mental anak-anak kian membaik,” kata Pelatih Sulsel ini. Diketahui, sebelumnya Tim sepak bola Sulsel mengawali langkah perdananya dengan kemenangan atas kandidat juara Jatim dengan skor 2-1. Melaju ke babak semifinal tentunya menjadi kabar gembira bagi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Sulsel, Andi Ilham A Gazaling. Menurutnya, langkah manis yang ditorehkan tim sepak bola pelajar Sulsel ini adalah bukti dari pembinaan. “Ini adalah torehan yang baik bagi tim sepak bola Sulsel. Mudah-mudahan kedepan atlet-atlet kita ini bisa mempertahankan kemenangan untuk menjadi yang terbaik di Popwil kali ini,” terang Ilham A Gazaling. (mg15/sev)
Sumber: http://www.ujungpandangekspres.co/edukasi/pelajar-sulsel-ke-semifinal
Read More >>