Senin, 19 November 2012

Jakarta dan Sulsel Juara


Senin, 19 Nopember 2012

Tim putri DKI Jakarta dan putra Sulawesi Selatan meraih juara pada Kejuaraan Nasional Sofbol junior di Manado, Sulawesi Utara. Prestasi itu diraih setelah pada partai final di Lapangan Sario, Manado, Sabtu lalu, tim putri DKI Jakarta mengalahkan Jawa Barat dengan skor 9-5, sedangkan putra Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalahkan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan angka 12-2. Sementara untuk juara ketiga putri diraih Papua dan juara ketiga putra oleh DKI Jakarta.

Pelatih sofbol DKI Jakarta, Otto Wahyu, mengatakan, ia puas dengan penampilan anak-anak yang berhasil mengalahkan tim Jawa Barat. "Dengan keberhasilan ini, DKI Jakarta dapat mempertahankan prestasi sebagai juara putri," kata Otto.

Kejurnas Sofbol yang berlangsung dari 10-17 November 2012 tersebut ditutup Asisten II Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Roy Roring. Sejumlah daerah ikut dalam Kejurnas tersebut, di antaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Papua, Sulawesi Tenggara, Jawa Timur, Banten, DI Yogayakarta, dan tuan rumah Sulawesi Utara.(Ant/Gungde Ariwangsa)

Sumber: http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=315568
Read More >>

Kementerian Pariwisata Dukung Lovely December


SENIN, 19 NOVEMBER 2012 

MAKASSAR, – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berencana untuk memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan kegiatan pariwisata Lovely December di Toraja, Provinsi Sulsel pada 2013 mendatang.
Kepala Bidang Promosi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Syafruddin Rahim mengatakan, bentuk dukungan itu adalah bagaimana membuat kegiatan berlangsung lebih meriah, baik teknis kegiatan maupun dari segi pengunjungnya.
“Informasinya tahun 2013 Lovely December sudah mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Tetapi sebenarnya selama pelaksanaan Lovely December yang lalu sudah ada dukungan dari kementerian, tetapi tahun 2013 nanti akan ada dukungan yang lebih maksimal,” kata Syafruddin Rahim, melalui telepon genggamnya, Minggu, 18 November.
Lanjut, Syafruddin menjelaskan, rencana dukungan dari kementerian ini karena Toraja merupakan kawasan strategis yang memiliki potensi pariwisata berskala nasional.
Sementara untuk dukungan dalam bentuk anggaran dipastikan akan tetap ada, hanya saja pihaknya mengaku enggan bicara soal anggaran. Karena menurutnya yang paling penting adalah dukungan dalam membesarkan kegiatan ini sehingga akan lebih dikenal secara luas, salah satunya dalam bentuk promosi.
“Promosi paling kita butuhkan, ini untuk menambah nilai potensi pariwisata kita di Sulsel, khususnya acara Lovely December,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengatakan event Lovely December me­rupakan puncak acara yang akan dirangkaikan dengan berbagai agenda kegiatan.
“Itu hanya puncak acara saja, tetapi sepanjang tahun kita harapkan ada agenda pariwisata sebagai rangkaian puncak acara itu,” ujarnya. (eky/ami)
Sumber: http://cakrawalaberita.com/ekonomi/kementerian-pariwisata-dukung-lovely-december
Read More >>

Sulsel Jadi Lokomotif


Ditulis Oleh Akbar on  
Milad Satu Abad Muhammadiyah 1912-2012
Milad Satu Abad Muhammadiyah 1912-2012, di Auditorium Al Amin Universitas Muhammadiyah Makassar, Minggu (18/11) sangat meriah. Ribuan peserta hadir dari beberapa kabupaten/kota. Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang berjuang menyebarkan Syiar Islam dalam berbagai bidang. Dalam kehidupan berbangsa, Muhammadiyah telah berkiprah melewati berbagai zaman. Melalui kerja-kerja kemasyarakatan dan sikap hikmah menghadapi situasi sosial dan politik.
Muhammadiyah memasuki abad ke II harus menunjukkan kualitas, bukan hanya kuantitas. Karena itu, Sulsel harus mempelopori kemajuan Muhammadiyah di Indonesia dan menjadi lokomotif kemajuan penggerak kemajuan Muhammadiyah. “Sulsel harus jadi lokomotif kemajuan Muhammadiyah,” tegas Sekretaris Umum Pimpinan Muhammadiyah Pusat, Agung Danarto. Muhammadiyah dalam kehidupan berbangsa kata dia, telah berkiprah melewati berbagai zaman. Melalui kerja-kerja kemasyarakatan dan sikap hikmah menghadapi situasi sosial dan politik.
“Muhammadiyah berwawasan kemajemukan, bersikap kritis dan responsif sesuai jati diri Muhammadiyah,” urainya. Agung menegaskan, Muhammadiyah tidak tertarik mendirikan negara dengan ideologi lain, selain NKRI. Apalagi menggunakan ancaman berupa teror dan semacamnya. Muhammadiyah adalah organisasi yang dinamis tanpa meninggalkan ideologinya. “Terkait usulan agar Sulsel menjadi tuan rumah Muktamar yang pertama pada abad ke II nanti, kami akan kami sampaikan ke pimpinan pusat agar keinginan ini disetujui,” kata Agung. Milad Satu Abad Muhammadiyah 1912-2012, juga dihadiri Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.
Syahrul mengaku sangat berterima kasih kepada Muhammadiyah. Pasalnya, organisasi Islam ini telah membentuk dirinya menjadi sosok yang layak jadi pemimpin. “Saya banyak ditempah Muhammadiyah. Saya jadi gubernur salah satunya karena Muhammadiyah. Jadi sudah sepatutnya saya mengucapkan terima kasih. Begitupun saya kira dengan yang lainnya,” kata Syahrul. Dia mengatakan, 100 tahun merupakan pengalaman berharga Muhammadiyah dalam berkontribusi terhadap hadirnya bangsa dan negara. Begitupun dengan sumbangsih Muhammadiyah di tengah-tengah masyarakat. “Kehadiran Muhammadiyah untuk mengawal eksistensi bangsa dan kedaulatan negara, akidah dan istiqamah Islam,” ujarnya.
Menurutnya, Muhammadiyah adalah organisasi dakwah, pengemban aqidah Islam. Ajaran utamanya, bagaimana beribadah secara Islam dan kaffah. “Hanya orang yang salatnya baik, tidak mengambil haknya orang lain, tidak korupsi, tidak menghina-hina orang lain. Itulah ajaran Muhammadiyah,” terangnya. Organisasi Muhammadiyah, lanjutnya, juga membangun integritas dan intelejensia. Itulah yang membedakan muhammadiyah dengan organisasi lain. Memiliki komitmen nasional yang tulus, ikhlas, tapi kritis terhadap bangsa dan negara. “Muhammadiyah bahkan tetap menjaga netralitasnya dalam sebuah pilkada. Itulah Muhammadiyah,” tegasnya. (mg10/ade)
Sumber: http://www.ujungpandangekspres.co/makassar-hari-ini/sulsel-jadi-lokomotif
Read More >>

Enrekang Ditarget Icon Ketahanan Sosial Nasional

Ditulis Oleh Akbar on 
ENREKANG, –Program bantuan sosial Pemprov Sulsel, terus bergulir memberikan manfaat bagi warga Massenrempulu. Didorong dalam menunjang peningkatan pendapatan warga utamanya di pedesaan. “Program bantuan Dinsos Pemprov Sulsel yang ada diantaranya Kabupaten Enrekang dilakukan demi mendongkrak ketahanan sosial daerah ini,” kata Kadisos Sulsel, Ir H Suwandi Mahendra MSi, Sabtu (17/11).
Kontribusi besar bagi tercapainya masyarakat sejahtera, seperti Kelompok Usaha Bersama (kube) ternak sapi dan kambing, penanganan kelayan cacat, fakir miskin diberikan bantuan usahanya terus tumbuh. Dari keberhasilan program memberi potret karakter daerah dengan ketahanan sosial tinggi pula. Penanganan program sosial Dinsos Sulsel selama 4 tahun terakhir telah berkembang produktif senilai Rp30 miliar. Perkembangan tergagas pula beragam usaha, adanya diklat keterampilan elektronik dan menjahit bagi penyandang cacat tak kalah urgen.
Dengan memberikan keterampilan, kata Suwandi Mahendra, menjadi modal dalam mengatasi masalah ketenagakerjaan. Untuk program sosial yang satu ini, kian penting guna memberi perhatian serius setiap persoalan agar tertangani cepat. “Prospek Enrekang jika keberhasilan ini nantinya terus dibina ke depan sebagai daerah percontohan ketahanan sosial nasional,” jelasnya. (liq/suk)
Sumber: http://www.ujungpandangekspres.co/daerah/enrekang-ditarget-icon-ketahanan-sosial-nasional
Read More >>

Takabonerate Expedition Island 2012 Akan Diikuti Empat Negara


Senin, 19 November 2012

Makassar, – Disbudpar Sulsel mencatat telah terdapat 60 turis asing yang mendaftar pada event pariwisata tahunan Pemprov Sulsel Sail Takabonerate.

Wisatawan tersebut berasal dari Jepang, Australia, Belanda, serta Malaysia. Selain itu, event yang digelar untuk ketiga kalinya tersebut juga akan diramaikan dengan wisatawan domestik.

“Sekarang ini sudah terdaftar 60 peserta internasional mancing dan diving 100 orang. Kemungkinan ini akan bertambah lagi, karena event Takabonerate baru akan digelar mulai Tanggal 19 November,” ujar jufri Rahman, Kadisbudpar Sulsel.

Dia berharap event kali ini bisa menambah minat kunjungan wisata kedaerah tersebut. Apalagi ini digelar di penghujung tahun sehingga akan menjadi agenda bagi wisatawan mancanegara. [KM02]

Sumber: http://www.kabarmakassar.com/?p=19230
Read More >>

Minggu, 18 November 2012

Syahrul: Tidak Menghina Orang Lain, Itu Ajaran Muhammadiyah


Minggu, 18 November 2012


Makassar -- Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, mengaku sangat berterima kasih kepada Muhammadiyah. Pasalnya, organisasi Islam ini telah membentuk dirinya menjadi sosok yang layak jadi pemimpin.

"Saya banyak ditempa Muhammadiyah. Saya jadi gubernur salah satunya karena Muhammadiyah. Jadi sudah sepatutnya saya mengucapkan terima kasih. Begitupun saya kira dengan yang lainnya," kata Syahrul, di sela-sela Milad Satu Abad Muhammadiyah 1912-2012, di Auditorium Al Amin Universitas Muhammadiyah Makassar, Minggu (18/11/2012).

Syahrul, mengatakan, 100 tahun merupakan pengalaman berharga Muhammadiyah dalam berkontribusi terhadap hadirnya bangsa dan negara. Begitupun dengan sumbangsih Muhammadiyah di tengah-tengah masyarakat.

"Kehadiran Muhammadiyah untuk mengawal eksistensi bangsa dan kedaulatan negara, akidah dan istiqamah Islam," ujarnya.

Menurutnya, Muhammadiyah adalah organisasi dakwah, pengemban aqidah Islam. Ajaran utamanya, bagaimana beribadah secara Islam dan kaffah.

"Hanya orang yang salatnya baik, tidak mengambil haknya orang lain, tidak korupsi, tidak menghina-hina orang lain. Itulah ajaran Muhammadiyah," terangnya.

Organisasi Muhammadiyah, lanjutnya, juga membangun integritas dan intelejensia. Itulah yang membedakan muhammadiyah dengan organisasi lain. Memiliki komitmen nasional yang tulus, ikhlas, tapi kritis terhadap bangsa dan negara.(*)

Penulis : Syaekhuddin
Editor : Ina Maharani
Sumber: http://makassar.tribunnews.com/2012/11/18/syahrul-tidak-menghina-orang-lain-itu-ajaran-muhammadiyah
Read More >>

Sabtu, 17 November 2012

Disbudpar Sulsel Klaim Rampungkan Persiapan


Sabtu, 17 November 2012


MAKASSAR – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) mengklaim telah merampungkan persiapan Takabonerate Expedition Island 2012yang akan dihelat selama tiga hari mulai 19 November di Taman Nasional Takabonerate di Kabupaten Kepulauan Selayar.

“Persiapannya sudah mencapai 95% persen dan akan rampung saat acara digelar di Selayar. Sejauh ini semua berjalan lancar,” kata Kepala Disbudpar Sulsel Jufri Rahman kepada SINDO,tadi malam. Menurutnya, event tahunan tersebut didesain lebih baik disbanding pagelaran sebelumnya agar jumlah wisatawan yang berkunjung ke Sulsel semakin bertambah khususnya ke Taman Nasional Takabonerate. “Jadi ada peningkatan jumlah wisatawan ke Sulsel seiring dengan digelarnya Takabonerate Expedition Island. Kegiatan ini sangat positif, tidak benar kalau tidak berefek pada jumlah wisatawan,”bebernya.

Jufri Rahman yang juga Kepala Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) Sulsel mengaku, untuk menyukseskan acara tersebut, pihaknya juga berupaya melengkapi sarana dan prasarana untuk kenyamanan peserta. Salah satunya dengan menyelesaikan pembangunan bandara perintis yang menjadi tanggung jawab Pemkab Kepulauan Selayar. “Rencananya, event ini akan dihadiri Dirjen Pemasaran Kementerian Pariwisata.Ini akan menjadi langkah maju untuk memasarkan Takabonerate ke wisatawan internasional,” katanya.

Jufri Rahman sebelumnya menyatakan, Takabonerate Expedition Island 2012 akan diikuti empat negara.Disbudpar Sulsel mencatat telah terdapat 60 turis asing yang mendaftar pada event pariwisata tahunan Pemprov Sulsel tersebut. Wisatawan tersebut berasal dari Jepang,Australia, Belanda, serta, Malaysia. Selain itu, eventyang digelar untuk ketiga kalinya tersebut juga akan diramaikan dengan wisatawan domestik. “Sekarang ini sudah terdaftar 60 peserta internasional mancing dan diving 100 orang. Kemungkinan ini akan bertambah lagi, karena event Takabonerate baru akan digelar mulai Tanggal 19 November,”katanya.

Selain itu, pihaknya bersama Kabupaten Kepulauan Selayar juga menyelenggarakan fun trip untuk para warga Selayar yang selama ini telah merantau, untuk kembali menengok kampung halamannya. Hal tersebut juga dilaksanakan agar event tahunan tersebut juga melibatkan warga lokal, serta bisa ikut melakukan sosialisasi ke masyarakat luas mengenai keindahan bawah laut Taman Nasional Takabonerate. Sebelumnya,sejumlah anggota DPRD Sulsel mengeritik kegiatan tahunan Pemprov itu.

Pasalnya, kegiatan itu dinilai terlalu banyak menyerap anggaran dan tidak diimbangi dengan peningkatan jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke kawasan wisata yang ditempuh enam jam perjalanan laut dari Kota Benteng Ibu Kota Kabupaten Kepulauan Selayar. ● abd salam malik

Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/news/disbudpar-sulsel-klaim-rampungkan-persiapan
Read More >>

Pertamina Jamin BBM Bersubsidi Sulsel Aman


SABTU, 17 NOVEMBER 2012 
MAKASSAR, --Pertamina menjamin stok Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis premium dan solar masih aman di Sulawesi Selatan hingga akhir 2012.
Sales Representative BBM Ritel Pertamina Regional VII Sulawesi, Iswahyudi mengatakan, meski terjadi peningkatan tingkat konsumsi BBM di Sulsel, tetapi pihaknya tetap mengaku BBM bersubsidi aman sampai akhir tahun.
“Intinya sampai akhir tahun ini masih aman,” jelas Iswahyudi kepada Cakrawala melalui  telepon selulernya, Jumat, 16 November.
Meski begitu, ia mengaku, sebagai antisipasi tidak terjadi kelangkaan BBM bersubsidi di Sulsel, Pertamina akan melakukan pendistribusian BBM yang akan disesuaikan dengan kebutuhan.
“Jelas untuk pendistibusian BBM harus disesuaikan dengan kebutuhan saja,” ungkapnya menanggapi kebijakan menjaga stok BBM bersubsidi di Sulsel.
Selain itu, pihaknya juga berharap agar pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Sulsel membantu Pertamina untuk menjaga stok BBM bersubsidi.
“Namanya kuota (BBM bersubsidi, red) itu tidak pernah mencukupi. Kami hanya berharap agar pemda membantu dalam penggunaan BBM non subsidi,” harapnya.
Diketahui sebelumnya, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menegaskan agar distribusi BBM bersubsidi di Sulsel jelang akhir 2012 ini dan tahun 2013 mendatang tidak melibatkan perusahaan asing.
Anggota Komite BPH Migas, Ibrahim Hasyim mengatakan, tahun ini jatah BBM jenis premium dan solar bersubsidi di Sulsel telah ditambah, yakni premium mengalami penambahan 13,8 dan solar 3,7 persen.
Lanjut, Ibrahim mengaku bahwa penambahan itu dilakukan karena jatah BBM Sulsel sebelumnya tidak mencukupi. Kelangkaan BBM tidak hanya terjadi di Sulsel, tetapi hal serupa juga terjadi di provinsi lain, sehingga mengalami penambahan kuota.
“Dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi membuat tingkat konsumsi BBM semakin naik. Jatah yang ada sebelumnya hanya bisa mencukupi sampai Oktober. Tetapi yang jelas kita berharap agar penambahan itu bisa mencapai akhir tahun ini,” harapnya. (eky/ami)
Sumber: http://cakrawalaberita.com/ekonomi/pertamina-jamin-bbm-bersubsidi-sulsel-aman
Read More >>

Anggaran Lovely December Rp1,1 M


Sabtu, 17 November 2012

MAKALE– DPRD dan Pemkab Tana Toraja menetapkan anggaran penyelenggaraan event pariwisata Lovely December pada APBD Perubahan tahun anggaran 2012 sebesar Rp1,1 miliar.

Anggaran Lovely December mengalami penambahan sebesar Rp100 juta dibanding APBD induk 2012 sebesar Rp1 miliar.Penambahan anggaran ini setelah adanya dana hibah dari Pemprov Sulsel.

Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung membenarkan penambahan anggaran penyelenggaraan Lovely December tersebut merupakan dana hibah dari Pemprov Sulsel.“Jadi totalnya anggaran penyelenggaraan Lovely December yang dialokasikan dalam APBD Perubahan 2012 Rp1,1 miliar,”tuturnya. Sebagai tuan rumah penyelenggara Lovely December,kata dia,Tana Toraja siap menyukseskan event pariwisata tahunan yang sudah dilaksanakan empat tahun berturut-turut di Toraja itu. Sesuai jadwal, akan digelar di Bumi Lakipadada mulai 1-31 Desember 2012.

“Lovely December akan diawali dengan kegiatan jelajah sepeda wisata pada 1 Desember dan diakhiri dengan perayaan malam tutup tahun pada 31 Desember,” ujar Theofilus saat memberikan sambutan dalam rapat paripurna penetapan APBD Perubahan 2012 di Gedung DPRD Tana Toraja, kemarin. Dia mengatakan,selama penyelenggaraan Lovely December akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seni, budaya, dan permainan tradisional Toraja.

Termasuk pameran kuliner masakan tradisional Toraja yang akan diikuti para pelaku usaha kecil dan menengah. Theofilus optimistis selama penyelenggaraan nanti akan dibanjiri para wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan, kesemrawutan dan kebersihan yang selama ini belum maksimal akan menjadi perhatian khusus Pemkab dan masyarakat. Sebab,Lovely December merupakan prakondisi penyelenggaraan festival Toraja dalam menarik kunjungan wisatawan sebanyak-banyaknya.

“Kesemrawutan dan kebersihan kota akan kami selesaikan sehingga wisatawan merasa nyaman dan betah lebih lama tinggal di Toraja,” ujar Theofilus. Sementara Wakil ketua DPRD Tana Toraja Semuel Eban K Mundi mengatakan,sebagai tuan rumah penyelenggaraan event Lovely December, Tana Toraja harus siap menyambut setiap wisatawan yang datang ke daerahnya. Selama ini keluhan wisatawan yang datang yakni minimnya tempat penginapan. Akibatnya,wisatawan lebih banyak menginap di Kabupaten Toraja Utara yang memiliki hotel dan tempat penginapan yang lebih banyak. Pemkab Tana Toraja juga diharapkan membuat inovasi dan terobosan untuk menarik tingkat kunjungan wisatawan.

Pascapemekaran, objek-objek wisata lebih banyak berada di wilayah Toraja Utara dibanding objek wisata yang ada di Tana Toraja. “Pemerintah dan masyarakat Tana Toraja harus siap dan welcome menyambut wisatawan yang datang ke daerah ini yang akan menyaksikan Lovely December,” imbau legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini. joni lembang

Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/news/anggaran-lovely-december-rp11-m
Read More >>

Jumat, 16 November 2012

Produksi Padi Diprediksi Mencapai 4,8 Juta Ton


Jumat, 16 November 2012 

MAKASSAR, — Dinas Pertanian dan Tanaman Hortikultura Provinsi Sulawesi Selatan memperkirakan bahwa produksi padi di Sulsel akan mencapai 4,8 juta ton sampai akhir tahun 2012 ini.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Hortikultura Provinsi Sulsel, Lutfi Halide menjelaskan, dari jumlah produksi tersebut bisa menghasilkan sekitar 2,8 juta ton beras.

“Makanya, jika dikurangi de­ngan konsumsi beras per tahunnya sebanyak 869.978 ton, maka akan menghasilkan surplus beras untuk Sulsel sekitar 2 juta ton . Dengan begitu, maka surplus beras di Sulsel akan tercapai lagi tahun ini,” kata Lutfi Halide, di Makassar, Kamis, 15 November.

Dia melanjutkan, angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan 2011 lalu yang produksinya hanya mencapai sekita 4,5 juta ton, dengan jumlah beras sekitar 2,7 juta ton, dan surplus sekitar 2 juta ton.

Lebih jauh, Lutfi Halide menjelaskan, sejak tahun 2008, produksi beras Sulsel yang semakin tinggi berujung pada peningkatan overstok beras Sulsel yang juga mening­kat signifikan.

“Padahal pada tahun 2007, produksi atau surplus beras Sulsel paling tinggi hanya mencapai 1, 5 juta ton,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menegaskan, terobosan pemerintah di Provinsi Sulsel yang memasang target suplus atau overstok beras setiap tahunnya ternyata berhasil dan berjalan de­ngan baik.

“Ini merupakan program untuk kesejahteraan rakyat. Sulsel saat ini sudah menjadi pilar utama menopang surplus 10 juta ton beras nasional,” terangnya. (eky/ami)

Sumber:  http://cakrawalaberita.com/ekonomi/produksi-padi-diprediksi-mencapai-48-juta-ton
Read More >>

Beras Sulsel Diperkirakan Surplus Lagi


Sumber: http://cakrawalaberita.com/ekonomi/beras-sulsel-diperkirakan-surplus-lagi
Read More >>

Syahrul: Pilgub, Mari Kedepankan Sipakatau


Jumat, 16 November 2012


 

MAKASSAR,  – Calon Gubernur Incumbent Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL), kembali mengingatkan seluruh masyarakat Sulsel, khususnya para rivalnya untuk selalu mengedepankan filosofi masyarakat Sulsel “Sipakatau dan Sipakalebbi” dalam menghadapi Pilgub Sulsel, 22 Januari 2013 mendatang.

“Karena dengan sikap dan sifat sipakatau dan sipakalebbi pilkada gubernur akan aman dan damai. Rakyat yang akan merasakan kedamaian itu,” ujar Syahrul dalam di sela-sela memperingati tahun baru Islam, 1 Muharram 1434 H, bersama masyarakat Kecamatan Biringkanaya, di Pondok Pesantren An Nur Muhasin, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya, Kamis, 15 November.

Dia mengatakan, jika kedua falsafah Sulsel tersebut diimplementasikan dengan baik, maka tidak akan ada black campaign (kampanye hitam) atau fitnah di antara kita semua. “Tidak akan ada yang tega memfitnah sana-sini. Yang adik menghargai kakankya dan yang kakak tentu menyayangi adiknya. Kira-kira seperti itulah. Jabatan itu bagi saya bukan segala-galanya,” jelas Syahrul.

Syahrul mengimbau agar umat muslim menyambut peringatan tahun baru Islam di bulan Muharram dengan tekad agar kehidupan masyarakat lebih baik dari tahun sebelumnya. Untuk itu, harus dibarengi dengan kerja keras karena kekayaan alam masih melimpah ruah.

“Potensi alam saat ini belum tergarap dengan baik. Yang ada di laut, maupun darat dan pengunungan. Semua karunia Allah SWT adalah bagian dari dinamika kehidupan,” terangnya.

Syahrul mengajak seluruh umat muslim untuk menanamkan rasa kebersamaan yang diselimuti oleh rasa kebangsaan serta mampu menjunjung tinggi hak hak dan peradaban kultural. Harus saling menghargai dengan sepenuh hati, sesuai dengan identitas kultural dan identitas agama kita.

Pesantren yang didatangi Syahrul tersebut digagas dan didirikan oleh Kyai H Syekh Ahmad Kamaruddin Assagaf dan H Muhiddin Quraisy. (*/soe)

Sumber:  http://cakrawalaberita.com/politik/syahrul-pilgub-mari-kedepankan-sipakatau
Read More >>

Trio Kata Sulsel Target Emas Kejuaraan Dunia Karate


Jumat, 16 November 2012

JAKARTA, --Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia akan mengirim 10 karateka untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Karate Senior ke-21 di Paris, Perancis, 21-25 November 2012.

"Kami akan kirim mereka, ini juga bisa menjadi pemanasan untuk SEA Games tahun depan di Myanmar," kata Ketua Umum PB Forki Hendardji Soepandji di Jakarta, Jumat (16/11/2012).

Sebanyak 10 atlet tersebut adalah dua karateka putri, Indah yang turun di Kumite +68 kg dan Fitriani di -55 kg, serta delapan karateka putra masing-masing Doni Dharmawan (-60 kg), Jintar Simanjuntak (-60 kg), Kristo Mondolu (-75 kg), Cesar Hutagalung (84 kg), Umar Syarif (Kumite beregu), dan untuk Kata Beregu (Faisal Zainuddin, Azwar, Findelis).

"Untuk kejuaraan di Perancis kami menargetkan Kata Beregu putra untuk meraih medali emas, tapi tidak menutup kemungkinan di Kumite juga bisa mendapatkan medali," kata Hendardji.

Sementara itu ditanya tentang pelatnas SEA Games 2013, Hendardji mengatakan, PB Forki sejak April sudah menjalankan pelatnas.

"Meskipun belum ada dana dari pemerintah untuk pelatnas, kami tetap menjalankan pelatnas mandiri," katanya.

"Kami juga terus melakukan pembinaan dengan terus menurunkan atlet untuk kejuaraan Piala Mendagri dan Piala Kasad," tambahnya.

Menurutnya, PB Forki terus melakukan evaluasi terhadap para atlet, baik itu yang pelatnas maupun yang di luar pelatnas.

"Kami menjalankan proses in-out, artinya ada tahap degradasi, bisa saja atlet pelatnas tergeser oleh non pelatnas, jika mereka kalah dalam kejuaraan Piala Mendagri atau Mendiknas," jelasnya.

Selain itu Hendardji juga menyoroti tentang program Prima, yang menurutnya harus terus dijalankan.

"Kami mendesak agar pemerintah menjalankan program Prima, pembinaan atlet harus konsisten," katanya.

Editor : Imam Wahyudi
Sumber : Kompas.com

Sumber: http://makassar.tribunnews.com/2012/11/16/trio-kata-sulsel-target-emas-kejuaraan-dunia-karate
Read More >>

Kamis, 15 November 2012

Wisatawan Lokal Jadi Target Disbudpar


Kamis, 15 November 2012
Dalam Ekspedisi Takabonerate Island 2012
 
MAKASSAR,  — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulsel menegaskan bahwa even Ekspedisi Takabonerate Island tahun 2012 akan dijadikan ajang promosi mendatangkan wisatawan lokal.
Wisatawan lokal menjadi prioritas sebab dinilai memiliki potensi yang jauh lebih baik daripada langsung menargetkan mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) dalam ekpedisi tersebut.
Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Jufri Rahman, wisatawan lokal lebih mudah diberikan pelayanan lantaran tidak terlalu tinggi menuntut persyaratan saat mengunjungi destinasi pariwisata.
“Kami membidik wisatawan lokal, kekeliruan kita selama ini karena menganggap wisata kita berhasil kalau ada orang asing yang datang, padahal potensi wisatwan lokal itu jauh lebih besar dibandingkan turis asing,” jelas Jufri Rahman, di Gedung Mulo Makassar, Rabu, 14 November.
Ia juga mengatakan, pada acara yang puncak yang berlangsung 21 November mendatang, pihaknya akan memanggil semua orang berdarah asli Selayar yang berhasil di luar sana.
“Yang ingin kami sasar sebenarnya memanggil pulang semua orang Selayar yang berhasil diluar untuk kembali ke Selayar menanamkan investasinya. Dan terpenting adalah bagaimana menjadikan ini sebagai salah satu momen menyatukan ikatan emosional orang asli Selayar,” katanya.
Ia mengaku Eskpedisi Takabonerate Island tahun 2012 akan menjadi langkah awal melakukan promosi agar bisa menarik wisatawan lokal termasuk penulis-penulis pariwisata yang akan membantu dalam upaya promosi destinasi.
“Dengan begitu tentu akan memudahkan kita untuk mencapai target selanjutnya, yakni mendatangkan wisatawan mancanegara. Artinya, turis asing itu menjadi target kami selanjutnya setelah wisatawan lokal,” ujarnya.
Untuk saat ini, pariwisata Takabonerate masih butuh waktu untuk menyiapkan berbagai macam infrastruktur yang bisa menunjang kenyamanan pengunjung sebagai tempat wisata.
Kepala Bidang Promosi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Syafruddin Rahim menambahkan, untuk kegiatan ekspedisi Takabonerate tahun ini, pemusatannya akan dipindahkan ke Pantai Marina di Benteng Selayar.
“Kami ingin melibatkan lebih banyak masyarakat dalam kegiatan tahunan ini. Makanya pemusatan kegiatan dilakukan di Pantai Marina di Benteng Selayar. Karena kalau seperti tahun lalu yang pusatnya di Pulau Tinabu masih terkendala pada transportasi dan fasilitas air bersih,”katanya.
Untuk melengkapi kegiatan ini, sambungnya, tahun ini pihaknya mengagendakan melakukan aksi bersih pantai, pelepasan anak penyu, lomba permainan rakyat serta lomba lari malam dan puncaknya akan menampilkan tarian kolosal. (eky/ami)

Sumber: http://cakrawalaberita.com/ekonomi/wisatawan-lokal-jadi-target-disbudpar
Read More >>