Rabu, 25 Juli 2012
MAKASSAR - Berbagai keberhasilan dan pencapaian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dalam hal kemandirian pangan mengantarkan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo sebagai salah satu pembicara dihadapan peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan XL VIII Lemhanas di Gedung Lemhanas RI, Jakarta, Rabu (25/7/2012).
Keberhasilan program surplus pangan khususnya beras, jagung, dan produksi sapi di Sulsel tidak lepas dari sinergitas seluruh stakeholder terkait seperti bupati/wali kota, TNI, Polri, dan kementerian.
Syahrul mengungkapkan, di awal pemerintahannya, pemprov Sulsel langsung menetapkan target fantastis dibidang pangan yakni surplus beras 2,5 juta ton, jagung, 1,5 juta ton, sapi 1 juta ekor, dan kakao 300 ribu ton.
Mantan Bupati Gowa dua periode ini mengatakan, sinergitas antar lini pemerintahan tersebut terbukti ampuh dalam pencapaian kemandirian pangan di Sulsel.(*)
Syahrul mengungkapkan, di awal pemerintahannya, pemprov Sulsel langsung menetapkan target fantastis dibidang pangan yakni surplus beras 2,5 juta ton, jagung, 1,5 juta ton, sapi 1 juta ekor, dan kakao 300 ribu ton.
Mantan Bupati Gowa dua periode ini mengatakan, sinergitas antar lini pemerintahan tersebut terbukti ampuh dalam pencapaian kemandirian pangan di Sulsel.(*)